Bupati Sumedang Minta Atlet Sumedang Tak Pindah ke Daerah Lain

oleh
SAMBUTAN : Bupati Dony Ahmad Munir memberikan sambutan sekaligus membuka Raker KONI Sumedang, Rabu (17/9). Bupati menyampaikan harapannya agar para atlet Sumedang tidak pindah, pada ajang PORPROV 2026. 

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, meminta para atlet asal Sumedang agar tetap setia membela daerahnya dan tidak pindah memperkuat kabupaten/kota lain pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat 2026 mendatang.

Permintaan tersebut disampaikan Dony saat membuka Rapat Kerja (Raker) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumedang di Aula Tampomas Setda Sumedang, Rabu (17/9).

“Saya harap orang Sumedang please jangan pindah. Pemerintah daerah akan terus berusaha memperhatikan atlet-atlet asal Sumedang,” ujar Dony.

Dalam raker itu bupati kembali menyampaikan target pada PORPROV 2026 di Bogor, Sumedang mampu masuk ke dalam 10 besar perolehan medali.

“KONI tentu sudah memprofiling berapa medali yang harus didapat dari setiap cabang olahraga. Semua program kerja harus berdampak langsung pada pencapaian target tersebut. Tidak boleh ada satu pun program yang tidak mendukung target,” tegasnya.

Dony juga menekankan perlunya pembagian tugas yang jelas dalam kepengurusan KONI. “Harus diputuskan siapa berbuat apa, targetnya apa, sasarannya seperti apa, dan berapa anggarannya. Semua pengurus KONI harus punya tanggung jawab untuk mencapai target 10 besar,” katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Sumedang, Budi Ariianto mengatakan, untuk mewujudkan target 10 besar itu,  setidaknya kontingen Sumedang harus meraih 25 medali emas.

Karena itu, ia menegaskan langkah pertama yang akan dilakukan pihaknya adalah konsolidasi internal. Menurutnya, hal itu penting guna menjalankan  visi dan misi organisasi secara terarah. Setelah itu, KONI akan memperkuat pembinaan atlet di setiap cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan.

“Pembinaan ini bukan hanya soal peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga penguatan mental. Mental atlet harus terus dikuatkan agar kecintaan mereka terhadap daerah semakin tinggi, sehingga tidak mudah tergoda pindah memperkuat daerah lain,” ujar Budi.

Ia menambahkan, sejumlah cabor andalan Sumedang memiliki potensi besar untuk mendulang medali. Karena itu, pembinaan berkesinambungan, dukungan pelatih, serta fasilitas latihan yang memadai akan menjadi fokus utama.

“Kemampuan atlet di sejumlah cabor akan terus kita tingkatkan, begitu juga dengan mentalnya kita kuatkan,” katanya.

Namun, Budi tidak menampik bahwa mewujudkan target 10 besar bukan perkara mudah. Diperlukan dukungan menyeluruh dari semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, masyarakat, hingga dunia usaha.

Dalam kesempatan yang sama, Budi juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung Rapat Kerja Tahunan KONI Kabupaten Sumedang 2025. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara KONI, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memajukan olahraga prestasi di Sumedang.

“Melalui Rapat Kerja KONI 2025, kita tingkatkan kualitas pembinaan cabor untuk mencetak atlet berprestasi andalan Kabupaten Sumedang. Persiapan menuju Porprov XV Jawa Barat 2026 harus benar-benar matang, agar target yang kita harapkan tercapai,” ujarnya.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.