Lapas Sumedang Cetak Prestasi: Produk Warga Binaan Masuk Pasar Ekspor

oleh

RADARSUMEDANG.ID — Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sumedang berhasil menyulap jaring serabut kelapa (coir net) menjadi produk bernilai ekspor. Produk tersebut dikirim perdana ke Korea Selatan melalui kerja sama antara Lapas Kelas IIB Sumedang dengan PT Agro Lestari Nusantara.

Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, mengatakan pencapaian ini menjadi bukti nyata pembinaan di dalam lapas berjalan maksimal. “Ini luar biasa, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga bisa menembus pasar ekspor ke Korea Selatan. Hal ini juga sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan 13 akselerasi program Menteri Hukum dan HAM,” ujarnya.

Menurut Kusnali, manfaat kegiatan ini tidak hanya dirasakan selama warga binaan menjalani pidana, tetapi juga menjadi bekal setelah mereka bebas. “Mereka memperoleh keterampilan yang bisa digunakan setelah keluar nanti. Bahkan, jika berminat, bisa langsung bergabung dengan perusahaan yang ada di luar. Kami juga berterima kasih kepada pihak swasta yang sudah mendukung program pembinaan ini,” jelasnya.

Ekspor perdana ini mengirimkan 5.400 unit coir net yang diproduksi langsung oleh warga binaan. Bahan baku disediakan oleh PT Agro Lestari Nusantara, sementara lapas menyiapkan tempat dan tenaga kerja. Selain itu, warga binaan juga mendapat premi dari hasil kerja, sehingga bisa menjadi modal awal ketika bebas. Coir net tersebut akan digunakan di Korea Selatan untuk kebutuhan budidaya kerang.

Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, yang hadir dalam kesempatan itu, menyampaikan apresiasinya. “Ini sangat menarik, Lapas Sumedang mampu melakukan ekspor perdana coir net ke Korea Selatan. Ke depan, kita upayakan agar tidak hanya warga binaan, tetapi juga masyarakat Sumedang bisa ikut serta dalam produksi dan ekspor ini,” ujarnya.

Fajar menambahkan, kegiatan ini diharapkan mampu berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi daerah. “Dengan adanya kegiatan ini, kita harap bisa membantu memerangi kemiskinan di Sumedang,” katanya.

Pengiriman coir net dilakukan secara bertahap menggunakan lima kontainer dengan kapasitas 1.000 unit per kontainer. (jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.