RADARSUMEDANG.id, RANCAKALONG – Puskesmas Rancakalong Kabupaten Sumedang meluncurkan inovasi MIRASSA RINSO KESGA (Mikanyaah Rakyat Rancakalong Sangkan Sehat Salawasna Road Show Kesehatan Keluarga ) sebagai upaya mendeteksi dini penyakit menular maupun tidak menular, sekaligus menyediakan layanan cek kesehatan gratis dengan metode jemput bola ke seluruh wilayah kerja Puskesmas.
Kepala Puskesmas Rancakalong, Yayat Nurhidayat, mengatakan inovasi tersebut lahir dari evaluasi pelayanan kesehatan yang menghadapi beban tinggi akibat penyakit tidak menular (PTM).
“Sebanyak 73 persen penyebab kematian di Indonesia disebabkan oleh PTM. Tren kasus juga meningkat pada usia muda, padahal 80 persen faktor risikonya berasal dari gaya hidup yang sebenarnya dapat dicegah,” ungkap Yayat Senin (29/9).
Melalui MIRASSA,RINSO KESGA kata dia, Puskesmas menekankan pendekatan holistik yang terintegrasi, mencakup aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
“Program ini tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan di fasilitas, tetapi juga menjangkau daerah terpencil dengan roadshow interaktif, edukasi, dan konsultasi langsung,” ujarnya.
Yayat menilai, keterbatasan akses, minimnya informasi, tingginya biaya perawatan, serta stigma sosial masih menjadi hambatan utama masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan. Karena itu, pihaknya melibatkan lintas sektor, lembaga kemasyarakatan desa (LKD), dan memanfaatkan sistem informasi kesehatan berbasis digital untuk pengumpulan hingga pelaporan data.
“Manfaat dari inovasi ini antara lain memberikan akses mudah untuk pemeriksaan gratis, mendukung deteksi dini penyakit, meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pola hidup sehat, serta mengurangi stigma yang terkait masalah kesehatan,” jelas Yayat.
Ia menambahkan, program tersebut juga membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat karena layanan kesehatan lebih mudah dijangkau tanpa biaya.
“Dengan begitu, masyarakat bisa mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan lain. Data kesehatan yang terkumpul juga bermanfaat untuk pengembangan program yang lebih efektif di masa depan,” terangnya.
Lebih jauh, Yayat berharap program MIRASSA RINSO KESGA mampu memperkuat kolaborasi multi-pihak, baik pemerintah, penyedia layanan kesehatan, maupun masyarakat.
“Dengan sinergi bersama, kita optimistis bisa menurunkan angka kematian ibu dan bayi, meningkatkan deteksi dini penyakit, mengurangi angka kesakitan, sekaligus meningkatkan indeks kepuasan masyarakat,” pungkasnya. (tha)





