RADARSUMEDANG.id, BANDUNG — Halal Network International (HNI) kembali menggelar ajang tahunan bertajuk Grand GIAT 2025 (Gebyar HNI Akhir Tahun) yang akan berlangsung pada Minggu, 9 November 2025 di Hotel Holiday Inn Pasteur, Bandung. Mengusung tema “Kolaborasi Menjayakan Negeri”, kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan dan sinergi bagi para mitra bisnis HNI dari berbagai wilayah di Jawa Barat.
Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini menghadirkan dua pembicara utama, yakni Rini Iswanti, Direktur Keuangan & SDM HNI, serta Leoni Arvia, LCED, Ambassador Leader Club HNI.
Menurut Owner Business Center (BC) HNI Gede Bage, Ustadz Mashuri Afandi, kegiatan Grand GIAT bukan sekadar pertemuan akhir tahun, melainkan ajang memperkuat semangat kolaborasi untuk membangun ekonomi umat.
“Acara yang akan diikuti lebih dari 500 perserta ini, diharapkan bisa meneguhkan kembali visi HNI untuk membangun ekonomi umat berbasis produk halal dan jejaring yang solid. Kolaborasi adalah kunci untuk memajukan negeri,” ujarnya.

Acara Grand GIAT 2025 juga menghadirkan beragam agenda menarik seperti Kupas Tuntas Bisnis HNI, Promo On The Spot, Regional Awarding, hingga doorprize berhadiah alat rumah tangga. Peserta juga akan mendapatkan fasilitas berupa snack, air mineral, satu sachet produk kopi, dan brosur produk HNI, dengan tiket masuk sebesar Rp30.000 yang dapat dibeli secara daring melalui halmall.id.
Hal senada disampaikan oleh Founder Yayasan Desa Sukses Indonesia yang juga praktisi wirausaha, H. Ridwan Solichin. Ia menuturkan bahwa para peserta yang merupakan mitra HNI juga diperkenankan untuk mengajak rekan sesama pelaku usaha UMKM agar bisa sukses bersama melalui kolaborasi di HNI.
“HNI kini membuka kesempatan luas bagi pelaku UMKM untuk berjejaring dan tumbuh bersama. Bahkan HNI juga telah menyiapkan platform digital marketplace khusus untuk pelaku usaha, yaitu halmall.id,” ungkapnya.
Ustadz Mashuri menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mitra HNI dalam mengembangkan bisnis halal yang berdaya saing dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.
“HNI bukan hanya soal produk, tetapi juga pembinaan, sinergi, dan kontribusi nyata bagi kesejahteraan umat,” katanya.(Rik)







