RADARSUMEDANG.id — Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST, MM melepas keberangkatan Krismorin, siswa MA Plus Al Munir Sumedang, yang akan berkompetisi di babak grand final Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat nasional. Ajang bergengsi antar-madrasah se-Indonesia itu akan digelar di Hotel Grand El Hajj, Provinsi Banten, pada 11 November 2025.
Acara pelepasan berlangsung di Gedung Negara Sumedang, Minggu (9/11/2025) pukul 17.30 WIB, dihadiri oleh Kepala MA Plus Al Munir Sumedang H. Budiman, S.Pd., MM, jajaran dewan guru, serta orang tua Krismorin.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MA Plus Al Munir menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sumedang, sekaligus memohon doa restu agar siswanya mampu memberikan prestasi terbaik di tingkat nasional.
Bupati Dony Ahmad Munir dalam sambutannya menyampaikan doa dan dukungan penuh kepada Krismorin. Ia berpesan agar tetap menjaga semangat, kepercayaan diri, dan ketulusan niat dalam berkompetisi, karena prestasi sejati lahir dari usaha yang sungguh-sungguh dan niat yang baik.

“Ananda Krismorin membawa nama baik madrasah dan juga Sumedang. Jangan takut bersaing, tetap rendah hati, dan yakin bahwa kerja keras dan doa tidak akan mengkhianati hasil,” ujar Bupati memberi motivasi.
Sebagai bentuk dukungan moral dan material, Bupati juga menyerahkan uang kadeudeuh kepada Krismorin. Ia berharap bantuan tersebut dapat menambah semangat dalam menghadapi kompetisi nasional.
Usai acara, Bupati juga berdialog dengan orang tua Krismorin. Dalam percakapan hangat itu terungkap bahwa keluarga masih mempertimbangkan rencana melanjutkan pendidikan Krismorin ke jenjang kuliah karena keterbatasan biaya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati menyatakan kesediaannya membantu siswa-siswa berprestasi yang terkendala ekonomi melalui Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Daerah, agar mereka dapat melanjutkan pendidikan tinggi dengan beasiswa dari pemerintah daerah.
“Kami akan bantu anak-anak berprestasi seperti Krismorin agar bisa kuliah. Pemda siap mendukung melalui program KIP Daerah,” tegas Bupati.
Selain itu, Bupati juga berkomitmen untuk memfasilitasi madrasah aliyah di Sumedang agar mendapatkan program pelatihan peningkatan life skill dengan melibatkan BLK Sumedang. Dengan begitu, para lulusan madrasah aliyah dapat memiliki kompetensi vokasi dan sertifikasi keahlian berstandar, serta siap bersaing di dunia kerja.
“Madrasah harus melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga punya keahlian dan daya saing,” ujarnya menutup sambutan.
Seperti diberitakan media ini sebelumnya, prestasi membanggakan ditorehkan santri asal Sumedang. Krismorin, santri kelas XI MA Plus Al Munir berhasil meraih Juara 1 Mata Pelajaran Fisika pada ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Jawa Barat dan kini akan melaju ke Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat nasional di Provinsi Banten.(Rik)







