RADARSUMEDANG.id, KOTA – Dua siswa SMPIT Insan Sejahtera Sumedang berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kompetisi Numerasi Siswa (KOSINUS) 2025 tingkat Kabupaten Sumedang. Dalam babak final yang digelar di Aula Tampomas IPP Setda Sumedang, Rabu (12/11/2025), keduanya tampil berhasil membawa pulang gelar juara.
Siswa SMPIT Insan Sejahtera Arzak meraih Juara 1, sementara siswa satu sekolahnya Adhwa menempati posisi Juara Harapan 3. Adapun peringkat lainnya, Juara 2 diraih oleh Raino dari SMPN 1 Situraja, Juara 3 oleh Adea dari SMPN 2 Tanjungsari, Juara Harapan 1 oleh Ahmad dari SMPN 1 Sumedang, dan Juara Harapan 2 oleh Attar dari SMP Al Ma’soem.
Kepala SMPIT Insan Sejahtera Sumedang, Khodijah Mustaqimah, SE, MSi mengungkapkan rasa bangga sekaligus apresiasi atas capaian dua siswanya tersebut.
“Prestasi ini sangat membanggakan bagi sekolah. Semoga menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga dalam pengembangan kemampuan berpikir logis dan numerasi,” ujarnya.
Khodijah menambahkan, pihak sekolah berkomitmen terus mendukung berbagai kegiatan yang dapat mengasah kemampuan berpikir kritis dan numerasi siswa sebagai bagian dari upaya mewujudkan profil pelajar Pancasila.
“Kami selalu menekankan pentingnya literasi dan numerasi. Keduanya merupakan keterampilan dasar yang menjadi fondasi bagi kecakapan hidup di abad ke-21,” tandasnya.

Dengan keberhasilan dua siswa SMPIT Insan Sejahtera meraih juara pada ajang bergengsi tingkat kabupaten ini, pihak sekolah berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berkompetisi secara sehat dan menumbuhkan budaya belajar yang positif.
“Kemenangan ini bukan akhir, melainkan awal untuk berprestasi lebih tinggi di tingkat provinsi bahkan nasional,” harap Khodijah.
Hal senada disampaikan Pembina Yayasan Mitra Insan Sejahtera, Hj. Yani Citraeni, SE, M.Pd., yang akrab disapa Umi Yani. Ia menilai keberhasilan siswa SMPIT Insan Sejahtera merupakan bukti nyata dari kerja sama yang baik antara guru, siswa, dan lingkungan belajar yang mendukung.
“Pendidikan numerasi dan literasi sangat penting untuk membentuk karakter pelajar yang cerdas dan adaptif. Kami akan terus mendorong agar sekolah-sekolah di bawah naungan yayasan berperan aktif dalam ajang-ajang kompetitif seperti ini,” kata Umi Yani.
Kegiatan KOSINUS (Kompetisi Numerasi Siswa) 2025 merupakan ajang perdana yang digagas oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika Kabupaten Sumedang. Kompetisi ini bertujuan mengembangkan kemampuan numerasi siswa serta menumbuhkan budaya berpikir kritis dan logis di kalangan pelajar tingkat SMP.
Babak penyisihan telah dilaksanakan pada 22 Oktober 2025 di SMPN 5 Sumedang secara berbasis digital, dengan sistem pengawasan dari masing-masing wilayah. Sementara babak final berlangsung di Aula Tampomas IPP Setda Sumedang dengan sistem tulis (paper-based).
Kompetisi ini diikuti 229 peserta dari 78 SMP di Kabupaten Sumedang, yang terbagi ke dalam empat wilayah, yakni: Wilayah 1: Jatinangor dan sekitarnya; Wilayah 2: Kota Sumedang; Wilayah 3: Cimalaka dan sekitarnya; dan Wilayah 4: Situraja dan sekitarnya. Dewan juri berasal dari Program Pascasarjana Universitas Sebelas April (UNSAP), Jurusan Pendidikan Matematika.(Rik)





