Longsor di Jatinunggal Timbun Sawah dan Tutup Aliran Sungai

oleh
Petugas BPBD Sumedang saat meninjau lokasi longsor di Dusun Cirayun RT 03 RW 03, Desa Banjarsari, Kecamatan Jatinunggal. Longsor memutus akses jalan setapak dan menimbun area sawah serta aliran Sungai Cipicung.
RADARSUMEDANG.id, JATINUNGGAL – Bencana longsor terjadi di Dusun Cirayun RT 03 RW 03, Desa Banjarsari, Kecamatan Jatinunggal. Peristiwa yang berlangsung pada Rabu (12/11) sekitar pukul 03.00 WIB itu memutus akses jalan setapak dan menimbun area sawah serta aliran Sungai Cipicung.
Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Bambang Rianto, menyebutkan bahwa longsor dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.
“Luas longsor atau pergeseran tanah milik Desa Banjarsari tersebut selebar 30 meter dengan kedalaman 50 meter,” ujar Bambang dalam keterangan resmi yang diterima media, Jumat (14/11/2025).
Menurut Bambang, dampak longsor tidak hanya menutupi lahan pertanian warga, tetapi juga memblokir aliran Sungai Cipicung. Akibatnya, air sungai tersendat dan meluap hingga menggenangi area persawahan.
“Kebun dan sawah warga tertimbun material longsor. Material longsor juga menimbun aliran Sungai Cipicung sehingga air tersendat meluap dan menggenangi area sawah masyarakat,” tuturnya.
Meski kerusakan cukup signifikan, Bambang memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. BPBD Sumedang telah menurunkan tim assessment untuk melakukan penanganan awal.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Evakuasi material longsor yang menutup aliran Sungai Cipicung akan dilaksanakan menggunakan alat berat dari BPBD Kabupaten Sumedang,” imbuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan dan upaya normalisasi aliran sungai masih terus dilakukan. Warga dihimbau tetap waspada mengingat potensi longsor susulan dapat terjadi apabila curah hujan kembali meningkat. (gun)

No More Posts Available.

No more pages to load.