RADARSUMEDANG.id, RANCAKALONG – Sebuah truk trailer pengangkut mesin pengupas aspal (Cold Milling Machine) terperosok dan melintang di Jalan Provinsi Sumedang–Subang, tepatnya di Paniisan, Desa Pangadegan, Kecamatan Rancakalong, Rabu (26/11). Insiden tersebut menyebabkan arus lalu lintas di kedua arah lumpuh total selama berjam-jam.
Truk bernomor polisi BG 8690 CE tampak melintang memenuhi seluruh badan jalan. Kondisi itu membuat kendaraan dari arah Sumedang maupun Subang tidak dapat melintas sama sekali.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang segera melakukan penanganan dengan mengerahkan alat berat crane untuk mengevakuasi truk. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit dan memakan waktu sekitar satu jam, mengingat posisi truk berada di tikungan dan membawa muatan berat.
Selama proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas terpaksa ditutup total. Kendaraan kecil dialihkan ke jalur alternatif yang harus memutar lebih jauh, sementara kendaraan besar seperti bus dan truk hanya bisa menunggu hingga jalur kembali dibuka.
Hendro, kernet truk trailer, menjelaskan peristiwa itu terjadi saat sopir mencoba mengambil haluan di tikungan yang sempit.
“Truk datang dari arah Sumedang menuju Subang. Pas mau ambil ke kanan di tikungan, jalurnya sempit. Mau ke kiri tanahnya kurang keras, jadi akhirnya terperosok,” ujar Hendro.
Ia menambahkan, truk tersebut sedang membawa mesin pengupas aspal untuk keperluan perbaikan jalan provinsi di kawasan Tanjungmedar.
“Dari Cikarang menuju lokasi perbaikan jalan, tinggal sekitar dua kilometer lagi dari tempat kejadian. Tidak ada korban, alhamdulillah semuanya selamat,” tuturnya.
Setelah penanganan berlangsung cukup lama, sekitar 11 jam sejak kejadian, truk akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan crane. Arus lalu lintas di jalur Sumedang–Subang pun kembali normal pada kedua arah. (gun)





