RADARSUMEDANG.id, TANJUNGSARI – Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan puluhan atap rumah warga di Desa Kutamandiri, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, ambruk. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (16/12) sekitar pukul 17.00 WIB. Sedikitnya 30 rumah warga dilaporkan terdampak akibat cuaca ekstrem tersebut.
Menindaklanjuti kejadian itu, tim gabungan yang terdiri atas pemerintah desa, pihak kecamatan, dan unsur terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan monitoring serta assessment. Langkah ini dilakukan guna mendata tingkat kerusakan bangunan sekaligus memastikan kondisi warga terdampak.
Kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap rumah yang tidak mampu menahan terpaan angin kencang saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. Sejumlah rumah mengalami kerusakan cukup parah, sehingga tidak lagi dapat ditempati sementara waktu.
Rumah-rumah terdampak tersebar di beberapa dusun, antara lain Dusun Maruyung, Lebakmaja, Lebakmaja Kaler, serta Dusun Maruyung Kudil. Selain rumah warga, beberapa fasilitas umum juga dilaporkan mengalami kerusakan, termasuk kubah Masjid Al-Janah.
Salah seorang warga Dusun Maruyung, Dadi, mengatakan kejadian berlangsung sangat cepat dan di luar perkiraan warga.
“Hujan besar tiba-tiba disertai angin kencang. Atap rumah langsung terangkat dan ambruk, kami hanya bisa menyelamatkan diri,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, kerugian material diperkirakan cukup besar, mengingat sebagian rumah mengalami kerusakan berat pada bagian atap.
Pemerintah desa bersama pihak terkait mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Pasalnya, intensitas hujan di wilayah Kabupaten Sumedang dalam beberapa hari terakhir masih terbilang tinggi.
Hasil assessment di lapangan selanjutnya akan menjadi dasar pengajuan bantuan serta penentuan langkah penanganan lanjutan bagi warga yang terdampak bencana. (tha)







