Tebing Enam Meter Sempat Tutup Jalan Bojong-Sukamantri Tanjungkerta

oleh
BERSIHKAN : Petugas gabungan membersihkan jalan Bojong-Sukamantri, dari material longsor tebing, pada Sabtu (24/1). Akibat kejadian tersebut arus lalu lintas sempat dialihkan ke jalur alternatif.

RADARSUMEDANG.id, TANJUNGKERTA – Jalan ruas Bojong-Sukamantri tertimbun longsor, di Dusun Sudiplak Desa Cipanas Kecamatan Tanjungkerta, pada Jumat (23/1) malam. Longsor tebing setinggi enam meter terjadi karena dampak dari intensitas hujan yang tinggi, yang mengguyur wilayah Sumedang sejak pagi hingga malam hari.

Proses pembersihan material longsor yang menutup jalan kabupaten tersebut baru bisa dilakukan secara maksimal, pada Sabtu (24/1) pagi. Itu dilakukan berdasarkan pertimbangan demi keselamatan petugas, dimana longsor susulan masih terjadi hingga Jumat malam.

Akibat kejadian tersebut, lalu lintas dari Sumedang kota menuju Sukamantri Tanjungkerta, sempat dialihkan melalui Desa Gunturmekar-Gembong. Sedangkan kendaraan dari arah Sukamantri dialihkan menuju Cimalaka.

Proses pembersihan dilakukan secara manual oleh petugas gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Forkopimcam Tanjungkerta, Jabursilam, Karang Taruna, organisasi kepemudaan, serta warga setempat dengan menggunakan peralatan seadanya.

Kapolsek Tanjungkerta, AKP Budiman Hidayat menjelaskan, longsor terjadi dua kali pada Jumat malam, yakni sekitar pukul 18.30 WIB dan longsoran susulan pada pukul 19.30 WIB. Material tanah menutup sebagian badan jalan dengan ketinggian tebing longsor mencapai sekitar 5 hingga 6 meter.

“Saat cuaca buruk, jalur kami tutup total untuk menghindari risiko. Evakuasi dilakukan saat kondisi memungkinkan agar keselamatan petugas tetap terjaga,” kata Budiman, di lokasi, Sabtu (24/1).

Sekira pukul 13.00 WIB, arus lalulintas akhirnya bisa dilintasi secara normal, meski pengendara harus ekstra hat-hati.

“Alhamdulillah berkat kerjasama semua unsur terkait proses evakuasi material longsor telah selesai. Pada pukul 13.09 WIB, jalan Bojong-Sukamantri sudah bisa dilalui kembali baik kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujarnya.

Camat Tanjungkerta, Indra Wahyudinata mengatakan, longsor di wilayah Kecamatan Tanjungkerta memiliki dampak cukup luas. Selain menutup badan jalan di Blok Baru Dusun Sudiplak, longsor juga terjadi di Dusun Pangaroan, Desa Cipanas yang menyebabkan robohnya tembok penahan tanah (TPT). (gun)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.