Abuya Apresiasi Presiden Prabowo, Dukung Kapolri Berantas Narkoba dan Judi Online

oleh

RADARSUMEDANG.id, PAMULIHAN – Pimpinan Pondok Pesantren Islam Internasional Terpadu Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah, Prof. Dr. (H.C.) Abuya K.H. Muhammad Muhyiddin Abdul Qodir Al-Manafi, MA, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas langkah pembenahan bangsa, termasuk penunjukan Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.

“Penunjukan Kapolri baru dinilai membawa harapan baru bagi ulama dan umat Islam dalam upaya memberantas narkoba, minuman keras, serta praktik judi online yang dinilai merusak masyarakat,” ujar Abuya saat mengisi ceramah acara rutinan Majelis Taklim Bersatu (MTB) di Masjid Agung Sumedang.

Selaku khodim Majelis Taklim Bersatu Jawa Barat, Abuya menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang terus berupaya mewujudkan cita-cita bangsa melalui berbagai langkah pembenahan.

Menurut Abuya, terpilihnya Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menjadi harapan bagi para ulama dan umat Islam yang selama ini menginginkan penanganan serius terhadap berbagai persoalan sosial, terutama penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.

“Alhamdulillah, ini menjadi jawaban atas doa umat Islam. Kami berharap Bapak Kapolri mendapat pertolongan dan kekuatan dari Allah SWT untuk menumpas segala bentuk kejahatan dan kemungkaran di Indonesia, terutama yang membahayakan masa depan bangsa,” ujarnya.

Abuya menegaskan, narkoba dan minuman keras menjadi persoalan serius karena dapat merusak akal, perilaku, serta masa depan generasi muda. Padahal, akal yang sehat merupakan modal penting bagi manusia untuk membedakan perbuatan baik dan buruk, sekaligus membangun kehidupan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Karena itu, ia berharap pemberantasan narkoba dan minuman keras dilakukan secara konsisten hingga ke akar permasalahan. Upaya tersebut, lanjutnya, perlu menjadi komitmen jangka panjang yang tidak hanya bergantung pada kepemimpinan seorang Kapolri.

“Pemikiran, niat, dan langkah nyata ini harus diteruskan kepada Kapolri berikutnya serta ditanamkan di seluruh jajaran kepolisian, mulai dari Polda, Polres, Polsek hingga tingkat kamtibmas. Dengan begitu, semangat memberantas kejahatan tetap berjalan meskipun kepemimpinan berganti,” tuturnya.

Selain narkoba dan minuman keras, Abuya juga menyoroti praktik perjudian, khususnya judi online, yang dinilai dapat menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan masyarakat dan keluarga.

“Kami berharap upaya pemberantasan perjudian terus diperkuat melalui penegakan hukum yang konsisten,” katanya.

Abuya pun mengajak masyarakat untuk mendukung upaya kepolisian dalam memberantas berbagai bentuk kejahatan. Menurutnya, penyelamatan generasi muda dari narkoba, minuman keras, dan judi online merupakan bagian penting dalam menjaga masa depan bangsa.

“Mari bersama-sama do’akan Kapolri beserta seluruh jajaran kepolisian diberikan kekuatan dan keberhasilan dalam menjalankan tugasnya,” ucapnya.

Menurut Abuya, pemberantasan penyakit masyarakat harus menjadi gerakan berkelanjutan demi terwujudnya kehidupan yang aman, sehat, dan berakhlak. (tha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.