PGM Indonesia Ajak Guru Madrasah Swasta Gelar Aksi Damai 11 Februari 2026 di DPR RI, Ini Tuntutannya

oleh

RADARSUMEDANG.id – Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Pusat mengeluarkan surat edaran berisi ajakan kepada seluruh guru madrasah swasta di Indonesia untuk mengikuti Aksi Damai Guru Madrasah Swasta. Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Rabu, 11 Februari 2026.

Ajakan tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor 091-B/PGM INDONESIA.00/II/2025 yang diterbitkan oleh Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Damai Guru Madrasah Swasta PGM Indonesia. Surat edaran itu ditujukan kepada pimpinan wilayah dan pimpinan daerah PGM Indonesia di seluruh Indonesia.

Dalam surat tersebut, PGM Indonesia mengajak seluruh guru madrasah swasta, khususnya di Pulau Jawa, untuk hadir dan menyuarakan aspirasi secara damai sebagai bentuk perjuangan bersama menuntut keadilan dan kesejahteraan guru madrasah swasta.

Aksi damai dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dengan titik lokasi di Gedung DPR RI, Jakarta. Peserta aksi diimbau mengenakan batik PGM atau busana putih hitam sebagai identitas kebersamaan.

PGM Indonesia menyampaikan tiga tuntutan utama dalam aksi tersebut. Pertama, meminta DPR RI untuk mendorong kebijakan yang menjamin tidak adanya diskriminasi terhadap guru madrasah swasta dalam berbagai aspek, termasuk kesejahteraan dan perlindungan profesi.

Kedua, PGM Indonesia mendesak pemerintah, khususnya Presiden Republik Indonesia, agar guru madrasah swasta dapat diikutsertakan dalam seleksi rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta memiliki kesempatan ditempatkan di madrasah negeri maupun swasta.

Ketiga, PGM Indonesia memohon perhatian Presiden RI dan Menteri Agama agar tunjangan sertifikasi maupun tunjangan lainnya bagi guru madrasah swasta dapat dibayarkan secara rutin setiap tanggal 1 setiap bulan, sebagaimana sistem penggajian yang berlaku.

Bagi guru madrasah swasta di luar Pulau Jawa yang tidak dapat hadir langsung di Jakarta, PGM Indonesia mendorong agar aksi damai dengan tuntutan serupa dapat dilaksanakan di daerah masing-masing sebagai bentuk solidaritas nasional.

Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Penanggung Jawab Korlap Asip Rijal Asy’ari, S.Pd.I dan Ketua Korlap H. Hasbulloh, S.E., MA.Ek, serta diketahui oleh Ketua Umum PP PGM Indonesia, Ir. Jaya Ropandi, S.Pd.I., M.S.I.

PGM Indonesia berharap aksi damai ini menjadi momentum bersama untuk memperjuangkan keadilan, pengakuan, dan peningkatan kesejahteraan guru madrasah swasta di seluruh Indonesia. (*/rik)

No More Posts Available.

No more pages to load.