RADARSUMEDANG.id – Pimpinan Wilayah PGM Indonesia Provinsi Jawa Barat resmi mengumumkan daftar mata lomba untuk ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Siswa Madrasah Tingkat Jawa Barat Tahun 2026 yang akan digelar di Kota Tasikmalaya pada 25–27 Agustus 2026 mendatang.
Ajang tahunan tersebut akan mempertandingkan berbagai cabang seni, olahraga, dan keagamaan bagi siswa madrasah dari jenjang MI, MTs hingga MA se-Jawa Barat.
Sekretaris Umum PD PGM Indonesia Kabupaten Sumedang, H Budiman, mengatakan Porseni menjadi momentum penting untuk menggali potensi dan bakat siswa madrasah di berbagai bidang.
“Porseni bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi, pembinaan karakter, sportivitas, serta pengembangan kreativitas dan kemampuan siswa madrasah di Jawa Barat,” ujarnya, Kamis (8/5/2026).
Ia menjelaskan, pada jenjang MI terdapat sembilan cabang lomba yang akan dipertandingkan, yakni MTQ, pidato Bahasa Indonesia, kaligrafi, baca puisi, solo vokal, bulu tangkis single, tenis meja single, futsal putra, dan bola voli putra-putri.
Sementara pada jenjang MTs terdapat sepuluh cabang lomba, di antaranya MHQ, pidato Bahasa Indonesia, pidato Bahasa Arab, pidato Bahasa Inggris, kaligrafi, solo vokal, bulu tangkis single, tenis meja single, futsal putra, dan bola voli putra-putri.
Adapun untuk jenjang MA, panitia menyiapkan sebelas mata lomba meliputi MQK, MHQ, pidato Bahasa Indonesia, pidato Bahasa Arab, pidato Bahasa Inggris, kaligrafi, solo vokal, bulu tangkis single, tenis meja single, futsal putra, dan bola voli putra-putri.
Budiman menambahkan, pihak panitia saat ini masih mempersiapkan petunjuk teknis pelaksanaan lomba yang akan diumumkan kemudian.
“Untuk juknis masih dalam proses penyusunan dan akan segera disampaikan kepada seluruh peserta maupun kontingen dari kabupaten dan kota se-Jawa Barat,” katanya.
Ia berharap seluruh madrasah di Kabupaten Sumedang dapat mulai mempersiapkan peserta terbaiknya sejak dini agar mampu bersaing dan mengharumkan daerah pada ajang tingkat provinsi tersebut.
“Semoga Porseni ini menjadi sarana lahirnya generasi madrasah yang unggul, berprestasi, dan berkarakter,” pungkasnya.(rik)





