RADARSUMEDANG.id, BEKASI – Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat sukses menggelar kegiatan Pendidikan Politik dan Konsepsi Dasar Partai Batch I di Islamic Centre Bekasi, Minggu (1/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen MPW PKS Jawa Barat dalam memperkuat pemahaman ideologis dan wawasan kebangsaan kader secara berkelanjutan.
Ketua MPW PKS Jawa Barat, H. Ridwan Solichin, SIP, MSi, menegaskan bahwa pendidikan politik bagi kader akan dilaksanakan secara berkala. Menurutnya, kegiatan ini tidak berhenti pada batch pertama saja, melainkan akan dilanjutkan dengan Pendidikan Politik Batch II.
“Nanti kita akan buat lagi untuk gelombang kedua kegiatan pendidikan politik dan konsepsi dasar partai bagi kader-kader PKS se-Jawa Barat,” ujar Kang Rinso, sapaannya, baru-baru ini.
Ia menjelaskan, pendidikan politik ini menjadi sarana strategis untuk menyamakan persepsi kader terhadap nilai, arah perjuangan, serta garis kebijakan partai. Dengan pemahaman yang utuh, kader diharapkan mampu menjalankan peran politik secara konsisten dan berintegritas.
Kegiatan Pendidikan Politik Batch I berlangsung selama satu hari dengan materi yang komprehensif. Materi yang disampaikan meliputi AD/ART, falsafah perjuangan partai, garis besar kebijakan partai, platform kebijakan pembangunan, wawasan kewaspadaan dan pengamanan partai, hingga pengarusutamaan keluarga.
Sejumlah tokoh dari Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) DPP PKS dan MPW PKS Jawa Barat hadir sebagai narasumber. Di antaranya Mulyanto, Hermanto, Abdul Hakim, Syamsu Hilal, Sapto Waluyo, dan Sri Utami.
Salah satu materi penting disampaikan Ketua MPP DPP PKS, Dr. Mulyanto, yakni Falsafah Dasar dan Paradigma Perjuangan Partai (FDPPP). Legislator DPR RI Fraksi PKS ini menekankan pentingnya penguatan pemahaman kader terhadap regulasi serta nilai dasar partai.
“Penting untuk memperkuat pemahaman kader terhadap regulasi dan nilai dasar partai,” ungkap anggota Komisi VII DPR RI tersebut.
Mulyanto berharap pendidikan politik ini tidak berhenti pada tataran seminar, tetapi dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari para kader. “Diharapkan nilai-nilai ini dapat diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tambah peraih penghargaan Legislator Paling Aspiratif dari Center for Indonesia Reform (CIR) itu.
Menurutnya, konsepsi dasar partai merupakan fondasi utama kader dalam bergerak dan mengabdi. Mulai dari pemahaman AD/ART, falsafah perjuangan partai, garis besar kebijakan, platform pembangunan, hingga penguatan wawasan kewaspadaan dan ketahanan keluarga.
Dengan suksesnya pelaksanaan Pendidikan Politik Batch I ini, MPW PKS Jawa Barat optimistis pelaksanaan Batch II mendatang akan semakin memperluas jangkauan kader dan memperkokoh soliditas internal partai di Jawa Barat.(net/rik)







