RADARSUMEDANG.ID – Hasil Musrenbang Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang yang bersumber dari dana PIK yaitu untuk penataan Alun-alun setempat dan perbaikan jalan Pemkab Sumedang sepanjang 400 meter. Dua sasaran prioritas pembangunan itu tertuang dalam hasil acara Musrenbang Kecamatan Cisarua yang berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026.
Camat Cisarua Lilis Budiani, SE., M.Si menerangkan, dari dana PIK tersebut yaitu 25 persen untuk penataan Alun-alun kecamatan. “Untuk keterbukaan layanan bagi publik, karena Alun-alun bisa dijadikan tempat sarana olahraga,” sebut Camat kepada wartawan usai acara Musrenbang.
Saat sekarang, sekeliling Alun-alun kecamatan dominan ditutupi pagar. Rencananya pagar akan dibuka, sehingga warga bisa lebih leluasa menikmati Alun-alun setempat. “Termasuk pula untuk kegiatan-kegiatan lainnya yang bisa meningkatkan perekonomian. Misal ada yang jualan di sekitar Alun-alun atau di luarnya, sehingga meningkatkan UMKM di Kecamatan Cisarua,” jelasnya.
Lebih lanjut Lilis menerangkan, yang kedua 75 persen sumber dari PIK yaitu untuk perbaikan jalan yang juga bertujuan sama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Karena jalur digunakan sebagai akses untuk marketing transaksi jual beli. “Kalau jalan jelek akan menghambat juga,” ucapnya. Selain itu juga sebagai akses menuju wisata yang terdapat di wilayah kecamatan tersebut.
Dana PIK 75 persen dengan nominal Rp365 juta untuk perbaikan jalan sepanjang 400 meter. Akses jalan dimaksud tersambung dari Cimuja yang menjadi perbatasan kecamatan sampai ke Garis. Pihaknya sudah merancang RAB dengan Dinas PUTR Sumedang.
“Ternyata dari RAB dengan Dinas PU untuk 400 meter mulai Cimuja perbatasan, karena akses paling rusak disana dan nanti yang bolong-bolong ada dari PU perbaikan rutin,” papar Lilis. Sedangkan skala pembangunan alternatif lain, sebelumnya juga banyak disampaikan dari pihak desa se-Kecamatan Cisarua.
Camat Lilis berharap ke depannya dapat merehabilitasi Kantor Kecamatan Cisarua yang lebih representatif agar pelayanan publik yang lebih baik lagi. Sehingga pembangunan di kecamatan Cisarua Kadeuleu, Karasa dan Karampa oleh masyarakat Kecamatan Cisarua sesuai dengan tagline Kabupaten Sumedang 2026
Acara Musrenbang itu dihadiri 50 orang yang terdiri dari unsur DPRD Sumedang, Bappeda, FDM, para kades dan operator, kepala UPTD dan dari KUA, Puskesmas serta Forkopimcam. Salah seorang anggota DPRD Sumedang Titus Diah yang hadir menyampaikan rasa puas dari hasil pertemuan dimaksud.
“Alhamdulillah karena FDM Cisarua di praMusrenbang itukan sudah selesai, jadi mereka sudah menyepakati dengan anggaran-anggaran yang akan diberikan termasuk dengan nanti pelaksanaan insfratruktur. Nah, ada yang saya kutip Alhamdulillah dan Insya Allah nanti bisa terlaksana di dalam hal untuk meningkatkan UMKM,” jelas kader Partai Gerindra itu.
Menurutnya, UMKM di Kecamatan Cisarua potensinya cukup besar. Akan tetapi di dalam penyaluran pemasaran masih kurang. “Insya Allah dengan kolaborasi nanti dengan buk camat yang antusias akan membesarkan UMKM di Kecamatan Cisarua jadi potensi Cisarua itu akan tergali dan tersalurkan,” terangnya.
Harapan kedepan, dari anggota DPRD sebagai wakil rakyat Dapil 2 akan mendorong dan mendukung serta mengapresiasi dengan kegiatan-kegiatan yang ada di Kecamatan Cisarua. (tri)







