RADARSUMEDANG.id , KOTA – Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan Lingkar Utara Jatigede Waduk Jatigede tepatnya di Blok Pasiringkik, Desa Cinangsi, Kecamatan Cisitu, longsor pada Kamis (12/2) sekitar pukul 17.40 WIB. Akses menuju kawasan wisata Waduk Jatigede via Darmaraja pun ditutup total.
Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menutup sebagian badan jalan sehingga arus lalu lintas di kawasan tersebut terganggu. Peristiwa longsor itu sempat terekam dalam video warga dan beredar di media sosial.
Dalam rekaman tersebut terlihat material longsor menutupi ruas jalan dan membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, mengatakan TPT yang longsor memiliki panjang sekitar 50 meter dengan tinggi kurang lebih 15 meter. Pantauan di lapangan, longsor juga terjadi pada tebing di depannya.
Menurutnya, kejadian tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sumedang dalam waktu cukup lama.
“Penyebab kejadian tersebut diakibatkan hujan terus-menerus mengguyur wilayah Sumedang dalam waktu lama, serta tanah TPT di lokasi kejadian masih dalam tahap penanganan,” ujar Bambang, Jumat (13/2).
Setelah menerima laporan dari masyarakat, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sumedang langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen serta pendataan dampak kejadian.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak terkait, akses jalan di lokasi kejadian untuk sementara ditutup total demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Dari hasil koordinasi dengan pihak terkait, akses jalan di lokasi kejadian untuk sementara ditutup total demi keselamatan pengguna jalan,” katanya.
Bambang menuturkan, dengan mempertimbangkan faktor keselamatan, proses penanganan dan pembersihan material longsor baru dapat dilakukan pada Jumat, dengan mengerahkan alat berat apabila kondisi cuaca memungkinkan.
“Penanganan baru bisa dilakukan hari ini ketika kondisi situasi cuaca di lokasi sudah memungkinkan dengan menggunakan alat berat 1 unit ekskavator dan 3 unit dump truk,” ucapnya.
BPBD mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut, agar tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat hujan yang berpotensi memicu longsor susulan.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila terjadi kejadian serupa atau bencana lainnya dengan menghubungi layanan BPBD Kabupaten Sumedang di nomor 0811-2065-733. (gun)





