RADARSUMEDANG.id, KOTA – Upaya menumbuhkan budaya membaca, menulis, berkarya, sekaligus memperkuat karakter peserta didik terus dilakukan SMPIT Insan Sejahtera Sumedang. Salah satunya melalui Festival Literasi 2026 yang puncak kegiatannya digelar pada Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program literasi sekolah yang sebelumnya telah diisi dengan berbagai aktivitas menarik dan edukatif. Tidak sekadar mendorong minat baca, Festival Literasi 2026 juga menjadi ruang bagi para siswa untuk mengembangkan kreativitas, keberanian berekspresi, serta kemampuan berkolaborasi.
Kepala SMPIT Insan Sejahtera Sumedang Khodijah Mustaqimah, SE, MSi, mengatakan Festival Literasi dirancang agar budaya literasi tidak berhenti pada aktivitas membaca dan menulis semata.
Menurutnya, literasi perlu hadir dalam keseharian siswa melalui berbagai bentuk kegiatan yang mampu mengasah kreativitas, komunikasi, kerja sama, dan kepercayaan diri.
“Festival Literasi ini menjadi salah satu upaya sekolah untuk menumbuhkan minat baca sekaligus memberikan ruang kepada anak-anak untuk berkarya dan mengembangkan potensi yang mereka miliki,” ujarnya.
Salah satu agenda utama dalam puncak Festival Literasi 2026 adalah pemilihan dan penobatan Duta Literasi Sekolah. Kehadiran duta literasi diharapkan dapat menjadi motivasi sekaligus teladan bagi siswa lainnya dalam membangun kebiasaan membaca, menulis, dan menghasilkan karya.

Penobatan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi sekolah terhadap siswa yang memiliki kepedulian dan semangat dalam mengembangkan budaya literasi di lingkungan sekolah.
Selain kegiatan yang berkaitan langsung dengan literasi, Festival Literasi 2026 juga dikemas dengan berbagai games yang menguji kekompakan dan kerja sama antarsiswa.
Permainan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan di sela-sela kegiatan. Di dalamnya terdapat pembelajaran mengenai pentingnya komunikasi, saling percaya, pembagian peran, serta kemampuan bekerja sebagai sebuah tim.
Suasana kegiatan pun berlangsung semarak. Tawa dan antusiasme siswa mewarnai berbagai permainan yang membuat rangkaian Festival Literasi semakin dekat dengan dunia mereka.
Pembina Yayasan Mitra Insan Sejahtera Sumedang Hj. Yani Citraeni, SE, MPd, mengapresiasi pelaksanaan Festival Literasi 2026 yang memadukan unsur edukasi, kreativitas, dan kebersamaan.

Menurutnya, sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan akademik. Lebih dari itu, lingkungan sekolah perlu menjadi ruang bagi siswa untuk belajar bersosialisasi, berkomunikasi, bekerja sama, dan membangun karakter.
“Anak-anak perlu mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Kegiatan seperti ini memberikan kesempatan kepada mereka untuk belajar bekerja sama, saling menghargai, dan berani menunjukkan potensi yang dimiliki,” katanya.
Umi Yani, sapaannya, berharap semangat yang dibangun melalui Festival Literasi 2026 dapat terus berlanjut setelah kegiatan berakhir. Budaya membaca, menulis, berkarya, serta kebiasaan bekerja sama diharapkan menjadi bagian dari keseharian seluruh warga sekolah.
Dengan demikian, Festival Literasi bukan sekadar agenda tahunan, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang kaya akan ilmu pengetahuan, kreativitas, dan karya.
“Semoga semangat literasi ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari seluruh warga sekolah,” ujarnya.
Melalui Festival Literasi 2026, SMPIT Insan Sejahtera Sumedang kembali menegaskan komitmennya membangun generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kreatif, komunikatif, mampu bekerja sama, dan memiliki karakter positif.(Rik)





