H. Umuh Muchtar dan Ade Astrid Meriahkan Milangkala ke-45 Sekarwangi

oleh

RADARSUMEDANG.id, BUAHDUA – Dalam rangka Milangkala ke-45 Desa Sekarwangi, Kecamatan Buahdua, digelar berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Sabtu (14/02).

Puncak peringatan ditandai dengan Gembrong Liwet dan makan bersama sekaligus perpisahan mahasiswa KKN UNSAP, yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.

Kepala Desa Sekarwangi, Ade Nanan (Obrie) mengatakan peringatan milangkala tahun ini menjadi momentum mempererat silaturahmi warga sekaligus menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.

“Milangkala ini melibatkan seluruh masyarakat Sekarwangi. Alhamdulillah, antusias warga sangat luar biasa, terutama dalam kegiatan gembrong liwet dan makan bersama,” ujarnya kepada Radar Sumedang.

Ia menambahkan, sebanyak sekitar 70 kastrol liwet disiapkan warga. Setiap RT mengirimkan dua kastrol, dari total 29 RT yang tersebar di 7 RW. Selain itu, partisipasi juga datang dari kader PKK, BPD, serta unsur masyarakat lainnya.

“Alhamdulillah makan bersama dibuka langsung oleh tokoh masyarakat Jawa Barat, H. Umuh Muchtar, Kehadiran Pak H. Umuh Muchtar menjadi sejarah baru bagi Desa Sekarwangi, karena untuk pertama kalinya milangkala dihadiri tokoh masyarakat Jawa Barat sekaligus figur publik ternama,” tambahnya.

Acara semakin semarak dengan hiburan yang menghadirkan H. Umuh Muchtar serta biduan terkemuka, Ade Astrid. Penampilan keduanya sukses menghibur warga yang memadati lokasi kegiatan.

“Selain menjadi ajang syukuran hari jadi desa, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan perpisahan mahasiswa KKN UNSAP yang telah melaksanakan pengabdian di Desa Sekarwangi,” katanya.

Ia berharap, melalui Milangkala ke-45 ini, Pemerintah Desa Sekarwangi berharap semangat gotong royong dan kekompakan masyarakat terus terjaga, terutama menjelang Ramadan, sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan.

Sementara itu, H. Umuh Muchtar mengaku bangga bisa hadir dan berkumpul bersama masyarakat Desa Sekarwangi dalam momentum bersejarah tersebut. Ia menilai kekompakan warga menjadi modal utama dalam membangun desa.

“Saya sangat terharu melihat kebersamaan masyarakat di sini. Tradisi seperti gembrong liwet ini harus terus dijaga karena menjadi simbol persatuan dan gotong royong,” katanya.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Desa Sekarwangi yang mampu menghadirkan suasana kebersamaan menjelang Ramadan.

Acara semakin meriah dengan hiburan yang menghadirkan biduan terkemuka, Ade Astrid, yang menghibur warga hingga akhir kegiatan. (tha)

No More Posts Available.

No more pages to load.