RADARSUMEDANG.id — Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila meminta pelajar untuk mengurangi bermain gadget dan lebih fokus belajar.
Disadari Fajar tindak kriminal berupa penipuan cyber maupun penipuan secara langsung kini bisa terjadi kapan saja, yang pada umumnya selain orang dewasa juga menyasar anak remaja sekolahan.
Belum lagi ancaman scam di media sosial yang memungkinkan pelaku penipuan mendapatkan data pribadi secara acak, harus menjadi perhatian para anak remaja sekolahan.
Bahkan fenomena AI (kecerdasan buatan) semakin masif disalahgunakan untuk meyakinkan calon korban penipuan khusunya anak remaja yang belum begitu memahami hasil AI yang sengaja dibuat seolah-olah nyata.
“Coba mulai sekarang kurangi bermedia sosial. Belajar dan fokus menempuh masa depan. Main media sosial hanya selingan saja, perbanyak aktivitas untuk belajar. Di sekolah ada perpustakaan termasuk di Pusda, sering-sering mainnya di perpustakaan,” kata Wabup Fajar saat monitoring Pembelajaran dan Sarana Prasarana SMPN 1 Rancakalong, belum lama ini.
Selain itu dirinya juga berpesan agar jangan mudah bertemu dengan kenalan dengan orang asing di media sosial.
“Hati-hati saat bermain media sosial, jangan mau berkenalan dengan orang asing yang mengajak bertemu atau mengarah ke hal-hal negatif. Ada salah satu anak kelas enam SD berkenalan di game kemudian dilanjutkan chat di facebook dan dibawa kabur ke Majalengka,” ujar Fajar.
Tak sampai disitu dirinya mengingatkan, pelajar agar bisa menyaring informasi di media sosial.
“Dengan adanya AI sekarang banyak yang mengedit wajah orang dan itu cukup sulit dibedakan, bahkan suaranya saja sampai mirip. Jadi harus hati-hati, jangan mudah termakan informasi hoaks dan jangan mudah menyebar sebelum di kroscek kebenarannya,” tuturnya.
Sementara terkait sarana prasarana di SMPN 1 Rancakalong Fajar menyebutkan, Pemda akan fokus melakukan perbaikan sarana dan prasarana di sekolah-sekolah di Kabupaten Sumedang.
“Tadi Pak kepala sekolah sudah menyampaikan soal kondisi sarana prasarana. Tahun ini akan ada revitalisasi sekolah yang rusak. Mohon doa supaya dikawal dengan baik dan lancar, jangan sampai ada penyelewengan karena akan kami tindak tegas,” ucap Fajar
Terakhir disampaikan Fajar, dirinya mengapresiasi Kepala Sekolah SMPN 1 Rancakalong yang akan memasuki masa pensiun.
“Terimakasih Pak Soni Darma Jatnika atas dedikasinya, 37 tahun bukan waktu yang sebentar. Mudah-mudahan apa yang sudah dicurahkan baik itu tenaga, pikiran materi. Mudah-mudahan menjadi warisan Pak Sony,” katanya. (jim)





