RADARSUMEDANG.id, KOTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Pesantren Ramadan Muslimah sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 9 hingga 13 Maret 2026 di Aula Kantor MUI Kabupaten Sumedang.
Sekretaris Umum MUI Kabupaten Sumedang, H. Wawan Ridwan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja MUI untuk meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat, khususnya kaum muslimah, sekaligus memperkuat peran mereka dalam kehidupan keluarga dan sosial.
“Pesantren Ramadan ini menjadi ruang pembelajaran keagamaan bagi kaum muslimah agar semakin memahami ajaran Islam secara komprehensif serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wawan Ridwan.
Ia menjelaskan, kegiatan ini menghadirkan sejumlah ulama dan akademisi sebagai narasumber yang akan menyampaikan berbagai materi kajian keislaman. Materi yang dibahas meliputi beragam tema strategis, mulai dari komunikasi dalam Islam, ukhuwah Islamiyah, kerukunan umat beragama, hingga peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat.

Menurut Wawan, keberagaman tema tersebut diharapkan mampu memperkaya wawasan peserta, sehingga mereka tidak hanya memahami aspek ibadah, tetapi juga mampu melihat Islam sebagai pedoman hidup dalam berbagai bidang kehidupan.
“Kajian yang disampaikan mencakup berbagai aspek, mulai dari dakwah, ekonomi Islam, zakat, wakaf, pendidikan, hingga seni dan budaya dalam perspektif Islam. Ini menunjukkan bahwa Islam memiliki panduan yang luas dalam kehidupan manusia,” jelasnya.
Kegiatan Pesantren Ramadan Muslimah ini juga menjadi momentum penting bagi MUI Kabupaten Sumedang untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan masyarakat yang religius dan berakhlak.
Selama lima hari pelaksanaan, kegiatan diisi dengan berbagai sesi kajian yang dipandu oleh moderator serta menghadirkan pemateri dari kalangan ulama dan tokoh pendidikan di Kabupaten Sumedang.

Beberapa topik kajian yang disampaikan di antaranya “Pentingnya Informatika dan Komunikasi dalam Islam”, “Ukhuwah Islamiyah dalam Kehidupan Manusia”, “Peran Wakaf, Zakat, Infak dan Sedekah dalam Islam”, “Kajian Ekonomi Islam”, hingga “Peran Perempuan Remaja dan Keluarga dalam Islam.”
Wawan Ridwan berharap melalui kegiatan Pesantren Ramadan ini, para peserta dapat memperoleh pemahaman keagamaan yang lebih mendalam sekaligus mampu menjadi agen dakwah di lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Harapan kami, peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam membangun keluarga yang sakinah serta masyarakat yang religius dan harmonis,” katanya.
Kegiatan Pesantren Ramadan Muslimah ini merupakan bagian dari komitmen MUI Kabupaten Sumedang sebagai wadah musyawarah para ulama, zu’ama, dan cendekiawan Muslim dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat di daerah.
Dengan menghadirkan berbagai tema aktual dan pemateri yang kompeten, MUI berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pemahaman dan praktik keagamaan masyarakat, khususnya kaum muslimah di Kabupaten Sumedang.(Rik)






