Keraton Sumedang Larang Apresiasi Objek Wisata Aden Tembong Agung dalam Mengenang Situs Prabu Guru Aji Putih

oleh
oleh
Radya Anom Keraton Sumedang Larang, Raden Luky Djohari Soemawilaga

RADARSUMEDANG.ID – Radya Anom Keraton Sumedang Larang (KSL) Raden Luky Djohari Soemawilaga menyatakan apresiasi terhadap keberadaan Objek Wisata Aden Tembong Agung yang berlokasi di Jalan Aden Surya Kencana, Kampung Ciduging, RT 02/RW 03, Desa Tarunajaya, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang.

 

Dia menilai, Objek Wisata Aden Tembong Agung yang beroperasi sejak pertengahan Januari 2024 untuk mengenang Situs Prabu Guru Aji Putih merupakan hal positif. “Atas nama Keraton Sumedang Larang, dengan adanya pembuatan wisata religi di Tarunajaya itu, bagi kami ini sesuatu yang positif. Jadi kita memberikan apresiasi dan mendukung apabila di lokasi tersebut dijadikan sebuah objek wisata religi untuk wisata ziarah,” ungkapnya kepada RADARSUMEDANG.ID di kediamannya pada Rabu, 11 Maret 2026.

 

Radya Anom menjelaskan, bagaimanapun juga Darmaraja khususnya di Cisema, Tarunajaya dan sekitarnya itu merupakan kawasan kebudayaan yang harus tetap diingat. Adanya Sumedang Larang asalnya dari Tembong Agung, sehingga sejarah itu jangan sampai hilang.

 

“Jadi kami sangat mendukung dan merespon adanya pembuatan objek wisata di Tarunajaya dan sekitarnya, Objek Wisata Aden Tembong Agung,” tutup Raden Luky.

 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Objek Wisata Aden Tembong Agung itu dibangun atas rasa prihatin melihat kondisi Situs Prabu Guru Aji Putih lantaran selama ini turut tergenang Bendungan Jatigede. Prabu Aji Putih ialah raja pertama Kerajaan Tembong Agung yang merupakan cikal bakal Kerajaan Sumedang Larang.

 

Owner Objek Wisata Aden Tembong Agung, Sahman Abdul Ghapur mengajak kepada para pemimpin dan tokoh masyarakat Kabupaten Sumedang agar tetap bersama-sama menjaga berbagai situs peninggalan bersejarah. Khususnya Situs Eyang Prabu Aji Putih agar lebih dikenal masyarakat luas dan tidak terlupakan oleh generasi selanjutnya.

 

Wisata Aden Tembong Agung dengan luas objek lokasi sekitar 200 bata atau 2.800 meter persegi. Tersedia area parkir luas mampu menampung kapasitas 50 unit mobil di tiga tempat parkir yang berdekatan. Baik mobil maupun motor tidak dipungut biaya parkir.

 

Bangunan dan interior objek wisata didesain konsep alami. Terdapat saung besar di lantai dua yang bisa difungsikan sebagai tempat pertemuan. Bangunan musala diperbolehkan tempat menginap bagi pengunjung yang hendak tawasulan.

 

Konsep pengembangan kedepan, dari Wisata Aden Tembong Agung dibuka akses menuju Situs Prabu Guru Aji Putih melintasi perairan Bendungan Jatigede. Wisata dimaksud dikembangkan juga demi meningkatkan perekonomian warga masyarakat sekitar yang terdampak bendungan raksasa itu.

 

Dia menambahkan, nama Wisata Aden Tembong Agung diambil dari sebuah nama anaknya yang bernama Aden Surya Kencana dan digabungkan dengan nama Kerajaan Tembong Agung. Lokasi wisata berjarak sekitar 3 kilometer dari Jalan Raya Darmaraja atau berjarak sekitar 15 kilometer dari jantung Kota Sumedang. (tri)

No More Posts Available.

No more pages to load.