BERITA SINGKAT
- Longsor terjadi di Dusun Rancamekar, Pamulihan akibat hujan deras.
- Dua rumah warga terdampak hingga dalam kondisi menggantung.
- Dua keluarga terpaksa mengungsi demi keselamatan.
- Pemerintah desa lakukan evakuasi dan pendataan kerugian.
- Wilayah dinilai rawan dan butuh perhatian pemerintah daerah.
RADARSUMEDANG.id, PAMULIHAN – Bencana tanah longsor melanda Dusun Rancamekar RT 02/RW 01, wilayah perbatasan Desa Haurngombong dan Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan, Rabu (8/4).
Peristiwa ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 17.45 WIB, sehingga menyebabkan pergerakan tanah yang mengancam keselamatan warga setempat.
Akibat kejadian tersebut, dua keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka setelah bagian tanah di bawah bangunan ambles dan membuat kondisi rumah menggantung.
Dua warga terdampak masing-masing Adin (30) dan Onih (80). Saat ini, keduanya mengungsi ke rumah kerabat terdekat guna menghindari potensi longsor susulan, terutama saat malam hari.
Kepala Desa Haurngombong, Dadang, mengatakan bahwa evakuasi menjadi langkah prioritas dalam penanganan bencana tersebut.
“Kami memprioritaskan keselamatan jiwa. Untuk sementara, warga terdampak tinggal bersama kerabatnya karena rumah mereka sudah tidak aman untuk ditinggali, apalagi jika hujan kembali turun,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lokasi kejadian memang tergolong rawan longsor karena memiliki kontur tanah yang curam. Tingginya intensitas hujan menyebabkan air meresap ke dalam tanah, mempercepat abrasi, dan menggerus fondasi rumah warga.
Pemerintah desa bersama Ketua RW 01 serta unsur BPD telah melakukan pendataan terhadap kerugian yang ditimbulkan. Penanganan awal juga dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak.
“Setelah koordinasi, alhamdulillah kami ucapkan terima kasih kepada pihak PU, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta warga yang telah membantu menangani musibah longsor di wilayah Rancamekar,” kata Dadang.
Meski demikian, pihak desa menilai bencana yang terjadi di wilayah perbatasan tersebut membutuhkan perhatian lebih lanjut dari pemerintah daerah.
Sementara itu, petugas bersama warga juga telah melakukan upaya antisipasi dengan memasang bronjong guna mencegah longsoran susulan.
(tha)





