RADARSUMEDANG.id, TANJUNGSARI — Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Sonia Sugian, melakukan kunjungan ke Mesir untuk memenuhi undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo, Senin (13/4).
Dalam kunjungan tersebut, ia menjadi narasumber dialog interaktif bersama ratusan mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar.
Kegiatan yang diinisiasi Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) itu mengusung tema “Menyongsong Indonesia Emas 2045” serta menghadirkan Duta Besar RI untuk Kairo, Kuncoro Giri Waseso, bersama jajaran diplomat.
Dalam dialog bertajuk “Kiprah Perempuan Politik”, Sonia menantang mahasiswa Indonesia di Mesir untuk mengubah pola pikir dan kembali ke tanah air setelah menyelesaikan studi.
Ia menyoroti fenomena sebagian mahasiswa yang enggan pulang karena merasa nyaman dengan fasilitas pendidikan gratis, beasiswa penuh, dan biaya hidup yang relatif terjangkau.
“Mereka adalah anak bangsa, Gen Z yang menjadi harapan kita. Jangan hanya berbakti untuk bangsa lain, kembalilah ke Indonesia dan implementasikan ilmu yang didapat,” tegas Sonia.
Menurutnya, peluang kerja di Indonesia masih terbuka luas, baik di bidang keagamaan, kesehatan, filsafat, maupun kewirausahaan.
“Saya mendorong mahasiswa agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru,” katanya.
Menurutnya, antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan kritis selama diskusi berlangsung.
“Saya bersama narasumber lainnya, termasuk perwakilan Kementerian Pertahanan dan Ketua DPD KPPI Jawa Barat Ratnaningsih, mendapat perhatian serius dari peserta hingga Duta Besar,” tambahnya.
Bahkan, kata ia, Dubes Kuncoro yang awalnya hanya dijadwalkan membuka acara, memutuskan mengikuti kegiatan hingga selesai dan memberikan pernyataan penutup.
“Merasa bangga dapat mewakili suara perempuan politik Indonesia di forum internasional,” ucapnya.
Ia menegaskan, kunjungan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk menjaga semangat nasionalisme mahasiswa Indonesia di luar negeri.
“Alhamdulillah, banyak mahasiswa yang tercerahkan dan kembali termotivasi untuk segera lulus dan pulang membangun negeri,” pungkasnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda KPPI yang berlangsung pada 11–18 April 2026 di Kairo, dengan melibatkan pelajar dan mahasiswa Indonesia sebagai upaya mendorong kontribusi generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. (tha)





