RADARSUMEDANG.ID – Dua agenda turnamen catur yang dilangsungkan sekaligus di GIM, Sumedang Kota pada Minggu, 26 April 2026 berlangsung sukses. Dua agenda tersebut adalah turnamen catur non master Kawani Chess se-Kabupaten Sumedang dan turnamen catur non master antar pelajar tingkat SD-SMP piala kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumedang.
Untuk turnamen catur non master Kawani Chess itu diikuti 92 peserta kategori senior dan turnamen catur non master antar pelajar tingkat SD-SMP diikuti 93 peserta. Di akhir pertandingan, baik dari kategori senior maupun pelajar, sebanyak 15 besar berhak menerima hadiah.
Pemenang kategori senior yaitu juara pertama diraih Asep Rudal dari PACC dan juara kedua Sopian dari Kawani serta juara ketiga Ilham Ahmad dari PACC. Sedangkan kategori pelajar, juara pertama yaitu Aufaa Rafardhan Athaya dari SMP Insan Sejahtera dan juara kedua Steve William Fikry dari SMP Al-Masoem serta Azka Zahir dari SMP 1 Sumedang.
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua DPRD Sumedang Sidik Jafar, Kadisdik Sumedang Eka Ganjar Kurniawan, ASN Kemenpora RI, Indra Jayaatmaja yang juga diaspora Sumedang, Pembina Percasi Sumedang Didi Suhrowardi dan KONI Sumedang serta lainnya. Ketua Percasi Sumedang, Tatang Taryana menyampaikan apresiasi terhadap tingginya antusias para peserta turnamen catur dalam mengikuti pertandingan dimaksud.
“Terimakasih untuk semua pihak yang telah mensukseskan turnamen ini. Semoga dengan seringnya menggelar turnamen catur akan dapat lebih meningkatkan prestasi catur di Kabupaten Sumedang,” sebut Tatang.
Lebih lanjut dia menerangkan, selain membahas rencana kegiatan turnamen catur antar pelajar dan umum di Kabupaten Sumedang, juga meliputi upaya pembinaan para atlet muda yang sekaligus sebagai wadah dan menggali pengembangan potensi para atlet catur di Kabupaten Sumedang. Melalui kegiatan tersebut diharapkan lahir bibit-bibit unggul atlet yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.
“Kami ingin mengadakan kegiatan turnamen catur antar pelajar dan umum ini sebagai ajang pembinaan dan pencarian bakat bagi atlet-atlet catur muda. Selain itu juga kegiatan ini menjadi momentum memperkuat semangat sportivitas dan kecintaan masyarakat terhadap olahraga catur,” jelasnya.
Dia menambahkan, catur bukan sekedar permainan. Akan tetapi juga melatih kemampuan berfikir, strategi, kesabaran dan ketekunan. Nilai-nilai ini sangat penting bagi pembentukan karakter generasi muda dalam membangun mental secara kompetitif dan prestasi bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan remaja di Kabupaten Sumedang.
“Untuk itu kami berharap melalui kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang dengan Percasi Kabupaten Sumedang yang akan menjadikan prestasi olahraga catur ini semakin meningkat dan dapat membawa nama baik daerah di tingkat nasional,” tutup Tatang. (tri)





