- Kecamatan Cimanggung gelar pembinaan PBB-P2 2026.
- Capaian 2025 masih rendah, peringkat 24 dari 26 kecamatan.
- Dibentuk 5 tim Binwil untuk optimalkan kinerja lapangan.
- Tim fokus identifikasi masalah seperti SPPT, DBA, dan tanah guntai.
- Target realisasi PBB-P2 2026 meningkat dari tahun sebelumnya.
RADARSUMEDANG.id, CIMANGGUNG – Kecamatan Cimanggung kembali menggelar pembinaan kepada tim kecamatan guna meningkatkan kinerja Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2026.
Pembinaan ini menjadi yang kedua kalinya dilakukan setelah capaian PBB-P2 Tahun 2025 dinilai belum optimal.
Sekretaris Kecamatan Cimanggung sekaligus Ketua Tim Binwil PBB-P2, Ai Sopiah, menyebutkan bahwa capaian tahun lalu menempatkan Cimanggung di peringkat 24 dari 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang.
“Karena capaian kita masih rendah, maka dilakukan pembinaan lanjutan dan dibentuk Tim Binwil PBB-P2 untuk memperkuat kinerja di lapangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebanyak lima tim dibentuk dengan masing-masing tim dipimpin oleh kepala seksi (kasi) dan dibantu dua pegawai pelaksana.
Seluruh tim tersebut akan disebar ke 11 desa di wilayah Kecamatan Cimanggung untuk melakukan pendampingan dan monitoring.
Menurutnya, tugas tim tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga mengidentifikasi berbagai permasalahan yang terjadi di setiap desa.
“Permasalahan yang sering muncul di antaranya SPPT tidak ada objek pajak (TO), dobel ancah (DBA), serta wajib pajak yang bukan penduduk setempat atau tanah guntai,” jelasnya.
Untuk menyamakan persepsi, seluruh tim telah dibekali arahan agar pelaksanaan di lapangan berjalan selaras dan efektif.
Dengan langkah tersebut, pihak kecamatan berharap pengelolaan serta realisasi PBB-P2 Tahun 2026 di Cimanggung dapat meningkat secara signifikan dibanding tahun sebelumnya.
“Kami berharap realisasi PBB-P2 tahun ini bisa lebih optimal,” tandasnya.
ILUSTRASI : Ketua tim saat memimpin pembinaan kepada tim kecamatan untuk meningkatkan kinerja PBB-P2 Tahun 2026.
(tha)





