BERITA SINGKAT
- Sapi milik peternak asal Cisarua, KBB, dipilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.
- Sapi jenis Simental bernama Mayor memiliki bobot mencapai 1,05 ton.
- Sapi telah lolos pemeriksaan kesehatan ketat dan vaksinasi PMK.
- Harga sapi jumbo tersebut mencapai Rp110 juta.
- Hewan kurban rencananya akan disalurkan untuk masyarakat Bandung Barat.
RADARSUMEDANG.id, CISARUA – Sapi jumbo hasil peternakan warga Kampung Pasirkuning RT 02 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah.
Sapi jenis Simental bernama Mayor milik Dede (48) itu memiliki bobot mencapai 1,05 ton dan berhasil lolos seleksi ketat sebagai hewan kurban presiden.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat, Wiwin Aprianti mengatakan, sebelumnya terdapat tiga ekor sapi kandidat yang diseleksi untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.
“Ada tiga kandidat utama yang bersaing, masing-masing berasal dari wilayah Parongpong, Cisarua, hingga Gununghalu. Kalau sekarang yang terpilih sapi milik Pak Dede dari Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua,” katanya, Selasa (19/5/2026).
Menurut Wiwin, sebelum dinyatakan layak menjadi hewan kurban presiden, sapi tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan secara ketat, termasuk vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK).
“Untuk kondisi kesehatan kami akan selalu pantau sampai dikirim. Sementara harga yang memutuskan Setpres dengan peternak, kita hanya sebatas mengajukan,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik sapi, Dede mengatakan dirinya membeli sapi tersebut saat masih berusia dua tahun dan melakukan perawatan rutin hingga tumbuh menjadi sapi berukuran jumbo.
“Kalau pakan sama saja seperti sapi lainnya. Terutama pemberian rumput yang baik dan konsentrat, alhamdulillah sapinya sehat,” katanya.
Dede menjelaskan, sapi miliknya telah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan, mulai dari tes darah, pemeriksaan PMK, Lumpy Skin Disease (LSD), hingga pemeriksaan feses.
“Pemeriksaan kesehatan sudah sebelumnya, semuanya diperiksa dari kuku, mulut dan sebagainya. Intinya sudah dipastikan kesehatannya. Harganya Rp110 juta tinggal nunggu waktu pengiriman,” ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, sapi bernama Mayor tersebut rencananya akan dikirim pada H+2 Iduladha dan diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat.
“Alhamdulillah senang dan bangga sapi saya yang diberi nama Mayor ini bisa terpilih jadi hewan kurban dari Pak Presiden Prabowo. Ini pertama daftar dan terpilih,” tandasnya. (KRO)





