Ketua MPW PKS Jawa Barat: Iduladha 1447 H Momentum Meneguhkan Spirit Pengorbanan dan Kepedulian Sosial

oleh
Ketua MPW PKS Jawa Barat H Ridwan Solichin, S.IP, M.Si

RADARSUMEDANG.id, BANDUNG — Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah menjadi pengingat penting bagi umat Islam untuk kembali meneladani keteguhan iman, keikhlasan, dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS serta Nabi Ismail AS.

Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jawa Barat H Ridwan Solichin, SIP, MSi menyampaikan bahwa Iduladha bukan sekadar seremoni penyembelihan hewan kurban, melainkan momentum membangun ketakwaan dan kepedulian sosial di tengah berbagai ujian kehidupan yang dihadapi masyarakat saat ini.

Menurut Kang Rinso, sapaannya, kondisi ekonomi yang tidak mudah, kenaikan kebutuhan pokok, hingga berbagai persoalan sosial harus dijawab dengan memperkuat nilai keimanan dan solidaritas antarsesama.

“Iduladha mengajarkan kepada kita bahwa sebesar apa pun ujian kehidupan, umat Islam harus tetap optimistis karena kita memiliki Allah Yang Maha Besar. Ketika keimanan diperkuat, maka masalah sebesar apa pun akan terasa lebih ringan,” ujar baru-baru ini.

Kang Rinso menjelaskan bahwa kisah Nabi Ibrahim AS menjadi pelajaran besar tentang kepatuhan total kepada Allah SWT. Ketika Nabi Ibrahim diperintahkan mengorbankan putra yang paling dicintainya, beliau tetap menjalankan perintah Allah dengan penuh keikhlasan.

“Di situlah letak makna pengorbanan yang sesungguhnya. Bahwa cinta kepada Allah harus berada di atas segala-galanya,” katanya.

Kang Rinso juga menyoroti pentingnya membangun komunikasi dan pendidikan keimanan dalam keluarga sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail AS.

“Peristiwa kurban juga mengajarkan pentingnya dialog dalam keluarga, membangun ketakwaan bersama, serta menanamkan nilai keikhlasan kepada anak-anak sejak dini,” ungkapnya.

Selain dimensi spiritual, Iduladha juga memiliki pesan sosial yang sangat kuat. Melalui ibadah kurban, umat Islam diajak untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan.

“Semangat berbagi harus terus hidup di tengah masyarakat. Jangan sampai kita hanya memikirkan diri sendiri, sementara di sekitar kita masih banyak saudara yang kesulitan,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa budaya gotong royong dan kepedulian sosial merupakan kekuatan besar bangsa Indonesia yang harus terus dijaga dan diperkuat.

Kang Rinso berharap momentum Iduladha 1447 H dapat menjadi sarana mempererat ukhuwah, memperkuat kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat pengorbanan demi kemaslahatan umat dan bangsa.

“Mari jadikan Iduladha sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat keluarga, memperbanyak kepedulian sosial, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” pungkasnya.(rik)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.