Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Kecam Keras Maraknya Grup Gay di Media Sosial

oleh
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

RADARSUMEDANG.ID — Warganet di Sumedang dikejutkan dengan adanya sejumlah fans page atau grup di laman Facebook mengatasnamakan komunitas gay Sumedang. Berdasarkan hasil penelusuran, grup tersebut diketahui memiliki ribuan anggota dan memuat berbagai unggahan dari para anggotanya.

Bahkan secara terang-terangan menyebut nama wilayah di Sumedang. Di antaranya grup “Gay Sumedang, Wado, Cimungkal, Lemahsugih dan Sekitarnya” dengan 1.517 anggota, “Gay Buahdua, Conggeang, Ujungjaya, Tomo, Paseh Sumedang” dengan 2.749 anggota, “Gay Sumedang” dengan 2.930 anggota, serta “Gay Sumedang Cimalaka” dengan 394 anggota.

Mirisnya terdapat satu unggahan bertuliskan permintaan mencari pasangan yang diduga sesama jenis (laki-laki) untuk permintaan oral seks.

Fenomena ini pun menuai respon dan kecaman dari pemangku kebijakan baik Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir juga Anggota DPRD Kabupaten Sumedang.

Kepada sejumlah awak media, Bupati Dony mengecam keras jika memang grup di lini masa itu beraktivitas di Sumedang.

“Terkait media sosial, ramai soal Facebook dan isu LGBT, kami sangat prihatin dan mengecam keras. Hal-hal seperti itu tidak mendidik dan tidak baik bagi masa depan anak-anak,” kata Bupati Dony saat dikonfirmasi usai menghadiri sebuah kegiatan di Aula Tampomas, PPS, Selasa(23/6/2026).

Kendati demikian, pihaknya masih akan menelusuri terlebih dahulu kebenaran kabar tersebut.

Jika terbukti benar adanya, ia akan berkoordinasi langsung dengan pihak terkait dan mengecam keras segala bentuk penyimpangan tersebut.

“Ini fenomena yang harus kita atasi bersama. Pemerintah juga akan menindaklanjuti dan mengecek informasi yang beredar, termasuk koordinasi dengan cyber Polres Sumedang dan Diskominfosanditik. Jika benar, tentu akan kami kecam, tetapi tetap harus diverifikasi terlebih dahulu,” ujarnya.

Bahkan dirinya akan meminta pandangan dari pihak akademisi, dinas instansi atas sampai bawah, komunitas juga unsur media massa sehingga semua pihak sama-sama mengatasi fenomena yang ada

“Kita akan hadapi dan atasi, jangan sampai menyebar luas. Pendidikan moral dan pendidikan agama harus ditingkatkan sehingga menjadi pondasi untuk menjaga generasi kita dari pengaruh negatif seperti itu (LGBT). Pondasi terkuat juga ada di rumah tangga, rumah tangga kuat akan melahirkan anak-anak yang baik dan anak yang baik akan melahirkan generasi yang baik sehingga negara akan kuat,” paparnya. (jim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.