RADARSUMEDANG.id, SURIAN — Perhatian Pemerintah Kabupaten Sumedang terhadap pemerataan kualitas pendidikan terus dilakukan hingga wilayah terluar. Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir meninjau langsung progres revitalisasi SD Negeri Situ Batu, Desa Pamekarsari, serta SMP Negeri 1 Surian, Kecamatan Surian, Selasa, (11/8/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan Bupati di sela kunjungannya ke Kecamatan Surian. Ia memastikan program revitalisasi sekolah berjalan sesuai dengan kebutuhan dan memberikan manfaat langsung bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Di SD Negeri Situ Batu, revitalisasi sekolah mendapat dukungan anggaran lebih dari Rp800 juta. Bupati menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI atas dukungan program revitalisasi satuan pendidikan yang juga dirasakan sekolah di wilayah Surian.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden atas bantuan revitalisasi SD di Kabupaten Sumedang, salah satunya SD Negeri Situ Batu. Mudah-mudahan anak-anak akan lebih nyaman untuk belajar, tambah semangat, dan lebih bahagia,” ujar Dony.
Menurutnya, pembangunan dan perbaikan sarana pendidikan bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Hal serupa juga terlihat di SMP Negeri 1 Surian. Sekolah yang berada di wilayah terluar Kabupaten Sumedang tersebut memperoleh bantuan revitalisasi lebih dari Rp1,7 miliar.
Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan dan penataan sejumlah fasilitas pendidikan, di antaranya ruang kelas, laboratorium IPA, serta musala.
Bupati berharap revitalisasi tersebut dapat membuat SMP Negeri 1 Surian semakin memadai sehingga peserta didik dapat belajar dengan lebih tenang dan para guru dapat mengajar dengan nyaman.

“Insyaallah di Surian, SMP 1-nya akan semakin memadai, semakin baik, sehingga aman dan nyaman bagi anak-anak peserta didik. Mereka tambah semangat untuk belajar, gurunya pun aman dan nyaman mengajar,” katanya.
Bupati Dony juga menilai kondisi sekolah yang aman akan memberikan ketenangan bagi para orang tua. Mereka tidak lagi dihantui kekhawatiran terhadap kondisi fisik bangunan sekolah tempat anak-anaknya menuntut ilmu.
“Orang tuanya pun akan tenang karena tidak takut runtuh sekolahnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, revitalisasi sekolah di Surian menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah yang berada di titik terluar Kabupaten Sumedang.
“Di titik luar Sumedang pun, di Surian, mendapatkan revitalisasi bangunan ruang kelas baru, lab, musala, dan penataan di SMP Negeri 1 Surian,” kata Dony.
Menurutnya, pemerataan pembangunan pendidikan menjadi penting untuk memastikan seluruh anak di Kabupaten Sumedang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan fasilitas belajar yang layak.(cwp)





