BNN Bandung Barat Turunkan Tim Tiger Usai Dugaan Peredaran OKT di Cihampelas Viral di Media Sosial

oleh
Ilustrasi: Pihak kepolisian menyita barang bukti ribuan obat keras tertentu di sejumlah tempat di Bandung Barat. Foto: Taofik Achmad Hidayat/Radar Bandung

RADARSUMEDANG.id, CIHAMPELAS – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memperketat pengawasan terhadap peredaran narkoba dan obat keras terbatas (OKT) di wilayahnya. Langkah itu dilakukan menyusul viralnya rekaman video yang memperlihatkan dugaan aktivitas peredaran OKT di Desa Singajaya, Kecamatan Cihampelas.

Video yang direkam warga menggunakan drone tersebut beredar luas di media sosial dan memicu perhatian aparat.

Kepala BNN Kabupaten Bandung Barat AKBP Agus Widodo mengatakan pihaknya langsung menerjunkan Tim Gerak Responsif (Tiger) untuk melakukan pengecekan di lokasi begitu menerima informasi tersebut.

“Begitu informasi itu kami terima, tim langsung kami turunkan untuk melakukan pengecekan di lapangan. Setiap laporan masyarakat pasti kami tindak lanjuti,” kata Agus, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, Tim Tiger sebenarnya telah beberapa kali mendatangi lokasi berdasarkan laporan masyarakat. Namun, setiap kali petugas tiba, aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran OKT sudah tidak ditemukan.

“Saat petugas datang, aktivitasnya sudah tidak ada. Karena itu kami membutuhkan informasi yang cepat dan akurat dari masyarakat agar penindakan bisa dilakukan secara efektif,” ujarnya.

Agus menyebut Kecamatan Cihampelas kini menjadi salah satu wilayah yang mendapat pengawasan khusus. Hal itu dilakukan menyusul adanya indikasi peredaran obat keras terbatas yang dinilai telah meresahkan masyarakat.

“Cihampelas masih menjadi fokus pengawasan kami. Setiap informasi yang masuk akan kami dalami bersama aparat terkait hingga dugaan jaringan yang beroperasi di sana bisa diungkap,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pengungkapan kasus narkoba di Kecamatan Batujajar beberapa waktu lalu menjadi bukti komitmen BNN Kabupaten Bandung Barat bersama aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba maupun penyalahgunaan obat keras.

“Kami berharap para pelaku yang diduga beroperasi di wilayah Cihampelas dapat segera diamankan sehingga peredaran narkoba maupun obat keras di Bandung Barat bisa ditekan,” pungkasnya. (KRO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.