RADARSUMEDANG.id, UJUNGJAYA – Pemerintah Kabupaten Sumedang memfokuskan perhatian pada kesiapan layanan penunjang menjelang operasional Sekolah Rakyat di Kecamatan Ujungjaya.
Selain memastikan pembangunan fisik berjalan sesuai target, seluruh fasilitas dasar hingga aspek keamanan diminta telah siap sebelum sekolah menerima siswa.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, saat meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat, belum lama ini.
Dalam peninjauan tersebut, Tuti meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing agar target operasional dapat tercapai.
“Sekolah Rakyat ini merupakan kerja bersama. Setiap OPD memiliki tanggung jawab yang harus diselesaikan tepat waktu sehingga seluruh kebutuhan sekolah dapat terpenuhi sesuai target,” ujar Tuti.
Tuti mengungkapkan, hingga 25 Agustus mendatang seluruh pekerjaan ditargetkan sudah berada pada kondisi fungsional 50 persen.
Prioritas utama adalah enam fasilitas pokok, yakni ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, asrama, kantin, serta ruang makan yang mampu melayani sekitar 600 siswa.
“Yang terpenting adalah fasilitas-fasilitas utama sudah bisa difungsikan. Ada enam aspek yang harus dipenuhi, yaitu ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, asrama, kantin, dan ruang makan yang mampu melayani sekitar 600 siswa,” katanya.
Selain kesiapan sarana pendidikan, Tuti menegaskan aspek keselamatan harus menjadi perhatian. Area pembangunan yang masih berisiko diminta segera dipasangi garis pengaman agar tidak diakses siswa maupun masyarakat.
“Keamanan anak-anak harus menjadi prioritas. Area yang belum aman harus diberi police line sehingga tidak ada yang masuk ke lokasi yang masih dalam proses pekerjaan,” tegasnya.
Sekda juga meminta jadwal pembersihan lingkungan sekolah segera disusun agar kawasan sudah bersih saat mulai digunakan. Dikatakan, pada 14 Juli besok akan dilaksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari persiapan operasional.
Ia menambahkan, kebutuhan dasar seperti pasokan air bersih, listrik, dan jaringan internet harus dipastikan tersedia. Untuk suplai air bersih, Pemkab Sumedang akan berkoordinasi dengan PDAM agar kebutuhan sekolah dapat terpenuhi.
Di sisi lain, pengelolaan lingkungan juga mulai dipersiapkan. Tuti meminta sistem pemilahan sampah diterapkan sejak awal agar pengelolaan sampah di lingkungan Sekolah Rakyat dapat berjalan efektif.
“Sampah harus dipilah sesuai jenisnya. Kalau tidak dipilah, sampahnya tidak akan diangkut. Karena itu, sistem pengelolaan sampah harus sudah disiapkan sejak sekarang,” imbuhnya. (gun)






