RADARSUMEDANG.id — Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memastikan pembangunan ruas Jalan Conggeang–Ujungjaya yang dibiayai melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun 2026 telah rampung 100 persen.
Jalan yang selama bertahun-tahun menjadi harapan masyarakat itu kini sudah dapat dimanfaatkan untuk menunjang mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian maupun UMKM.
Kepastian tersebut disampaikan Bupati Dony saat meninjau langsung ruas jalan tersebut, Kamis (16/7/2026).
“Jalan ini yang didambakan warga masyarakat sekitar akhirnya sudah selesai. Mari kita jaga bersama-sama, pelihara bersama-sama, jaga saluran airnya, gorong-gorong nya juga dipelihara supaya jalannya kuat dan tahan lama,” kata Bupati Dony.
Pada kesempatan itu, Dony juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Pekerjaan Umum atas dukungan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sumedang.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian PU. Jalan Inpres Ujungjaya–Conggeang telah selesai. Tinggal satu lagi ruas Burujul–Sanca yang terus kami perjuangkan ke Kementerian PU dan saat ini masih berproses. Mohon masyarakat bersabar karena kami terus mengupayakannya,” terang Dony.
Diketahui, pada Tahun Anggaran 2026 Kabupaten Sumedang memperoleh bantuan melalui skema Investasi Jalan Daerah (IJD) untuk dua ruas jalan, yakni Conggeang–Ujungjaya dan Burujul–Sanca.
Kedua ruas tersebut merupakan bagian dari ribuan usulan proyek jalan daerah yang diajukan pemerintah daerah ke Kementerian PU.
Selain itu sebelumnya, berdasarkan data Kementerian PU, terdapat 3.136 usulan proyek jalan dari 531 pemerintah daerah di seluruh Indonesia, termasuk dua ruas jalan dari Kabupaten Sumedang yang dinilai layak memperoleh dukungan pendanaan.
Ruas Jalan Conggeang–Ujungjaya sendiri mendapat alokasi anggaran sekitar Rp19 miliar. Perbaikan dilakukan sepanjang kurang lebih 2,8 kilometer menggunakan konstruksi rigid pavement atau beton semen dengan ketebalan 27 sentimeter sehingga memiliki daya tahan lebih tinggi terhadap beban kendaraan berat.
Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap karena metode pengecoran beton membutuhkan waktu pengeringan yang cukup serta dukungan cuaca, terutama sinar matahari, agar kualitas konstruksi tetap terjaga.
Sebelum diperbaiki, kondisi ruas jalan tersebut sempat mengalami kerusakan cukup parah. Selain tingginya volume kendaraan, jalan ini juga pernah menjadi jalur utama angkutan logistik proyek strategis nasional (PSN) Jalan Tol Cisumdawu sehingga mempercepat penurunan kualitas jalan.
Kini, dengan selesainya pembangunan, ruas Jalan Conggeang–Ujungjaya diharapkan mampu memperlancar arus transportasi orang dan barang, terutama distribusi hasil pertanian serta produk UMKM dari wilayah Conggeang, Ujungjaya, dan sekitarnya.
Pemerintah Kabupaten Sumedang pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondisi jalan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. (jim)





