Siapkan Air Minum Gratis di Kawasan PPS, Dukung Gaya Hidup Sehat dan Kurangi Sampah Plastik

oleh
Fasilitas air minum gratis siap minum yang saat ini masih proses uji lab lanjutan di dekat lintasan Jogging Track PPS.

RADARSUMEDANG.id — Pemerintah Kabupaten Sumedang kembali memberikan perhatian kepada masyarakat yang berolahraga di kawasan Jogging Track PPS dengan menyediakan fasilitas air minum gratis.

Fasilitas yang dipasang di dekat lintasan Jogging Track PPS ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap meningkatnya minat masyarakat berolahraga di kawasan PPS yang kini menjadi salah satu ruang publik favorit warga.

“Setelah menghadirkan lintasan jogging track yang dapat dimanfaatkan masyarakat, kini Pemkab Sumedang melengkapinya dengan fasilitas air minum gratis sebagai bentuk pelayanan kepada warga,” kata Kepala Bagian Umum Setda Sumedang, Iwan Hermawan kepada sejumlah awak media, Selasa (21/7/2026).

Kata Iwan, penyediaan air minum tersebut merupakan gagasan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang menginginkan masyarakat memperoleh fasilitas pendukung saat berolahraga, tanpa harus membeli air minum kemasan.

Adapun air yang disediakan berasal dari air baku milik Perumda Air Minum (PDAM) yang telah melalui proses pengolahan menggunakan mesin khusus sehingga menghasilkan air siap konsumsi.

Nantinya, masyarakat dapat mengisi ulang air minum dengan membawa tumbler atau botol minum pribadi dari rumah.

Yang mana selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Dengan membawa wadah minum sendiri, diharapkan volume sampah botol plastik di kawasan PPS dapat ditekan.

“Ini bukan hanya soal menyediakan air minum, tetapi juga mengajak masyarakat membangun kebiasaan yang lebih ramah lingkungan. Kami ingin kawasan PPS tetap bersih dan nyaman bagi semua pengunjung,” terang Iwan.

Meski fasilitas telah dipasang, lanjut Iwan, pengoperasiannya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Bahkan sebelumnya, kualitas air telah diuji oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Sumedang dan memperoleh rekomendasi. Namun, sebagai langkah kehati-hatian, Pemkab kembali melakukan uji pembanding melalui laboratorium independen.

“Hasil uji pembanding masih kami tunggu. Selama proses tersebut, mesin sementara tidak dioperasikan. Setelah seluruh hasil menyatakan memenuhi standar kesehatan, fasilitas ini akan diresmikan dan dibuka langsung oleh Pak Bupati,” ujarnya.

Ia memastikan, aspek keamanan dan kualitas air menjadi prioritas utama sebelum fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas. Pemerintah daerah tidak ingin terburu-buru mengoperasikan layanan tanpa adanya kepastian bahwa air benar-benar layak diminum.

Ke depan tutup Iwan, Pemkab Sumedang juga berharap keberadaan layanan air minum gratis ini dapat mendorong budaya membawa tumbler di kalangan masyarakat serta menjadi contoh penerapan pelayanan publik yang berpihak pada kesehatan dan pelestarian lingkungan.

“Apabila seluruh tahapan telah selesai, masyarakat nantinya dapat memilih jenis air sesuai kebutuhan, mulai dari air suhu normal, air dingin, hingga air dingin menyerupai es. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi nilai tambah bagi kawasan PPS sebagai ruang publik yang sehat, nyaman, sekaligus ramah lingkungan,” katanya. (jim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.