Euforia Juara Berubah Aksi Kekecewaan, Orang Tua dan Pemain Pertanyakan Piala dan Medali

oleh
tangkapan layar video TikTok (For Radar Sumedang)

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Laga final Piala Soeratin U-15 Askab PSSI Sumedang 2026 di Stadion Ahmad Yani Sumedang diwarnai kekecewaan seusai pertandingan, Kamis (30/07).

Tim Bhatara United keluar sebagai juara setelah mengalahkan Trio Jatinangor. Namun, euforia kemenangan berubah menjadi keluhan karena hadiah yang dinanti para pemain tidak kunjung diberikan.

Sejumlah orang tua pemain mengaku harus menunggu hingga berjam-jam setelah pertandingan berakhir dengan harapan panitia segera menyerahkan hadiah. Namun hingga waktu yang cukup lama berlalu, mereka mengaku belum menerima medali maupun uang pembinaan sebagaimana yang diharapkan.

Salah seorang orang tua pemain mengaku kecewa lantaran anak-anak yang telah berjuang tidak memperoleh medali.

Menurutnya, kondisi tersebut berbeda dengan penyelenggaraan Piala Soeratin pada tahun sebelumnya yang memberikan piala, medali, serta uang pembinaan kepada para juara.

“Kami menunggu lama setelah pertandingan selesai. Anak-anak sudah menyelesaikan pertandingan, tetapi medali tidak ada. Tahun lalu masih ada medali dan uang pembinaan,” ujarnya.

Para orang tua juga menilai kompetisi tersebut bukan ajang yang digelar secara cuma-cuma. Mereka menyebut setiap peserta telah memenuhi kewajiban administrasi untuk mengikuti Piala Soeratin sehingga berharap panitia memberikan hak para pemain sesuai ketentuan.

Kekecewaan itu memicu suasana memanas di Stadion Ahmad Yani. Sejumlah orang tua mendatangi panitia penyelenggara untuk meminta penjelasan terkait belum tidak adanya hadiah kepada tim juara.(tha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.