RADARSUMEDANG.id — Pemerintah Kabupaten Sumedang telah melakukan persiapan jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Tahun ini, peringatan kemerdekaan dipastikan akan berbeda karena lebih banyak melibatkan partisipasi masyarakat sesuai semangat tagline Sumedang Membumi, Kadeuleu Karampa Karasa.
Persiapan diawali dengan rapat pembentukan panitia dan penyusunan rencana kegiatan yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati di Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), beberapa hari lalu.
Sekda Tuti Ruswati mengatakan, Bupati Sumedang menginginkan masyarakat menjadi pelaku utama dalam rangkaian peringatan HUT RI tahun ini. Pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator, sementara masyarakat didorong berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan.
“Untuk HUT RI tahun ini Pak Bupati ingin keterlibatan masyarakat lebih besar. Dengan tagline Sumedang Membumi, Kadeuleu Karampa Karasa, semua kegiatan diharapkan mampu melibatkan sekaligus membahagiakan masyarakat. Intinya seluruh perlombaan maupun kegiatan benar-benar diikuti masyarakat, sementara pemerintah memfasilitasi. Kami ingin masyarakat diajak merefleksikan dan merenungi makna kemerdekaan itu sendiri,” kata Tuti saat dikonfirmasi Radar Sumedang, Jumat (31/7), di PPS.
Menurutnya, seluruh perangkat daerah juga akan dilibatkan, termasuk dengan menghadirkan berbagai pelayanan publik pada puncak peringatan HUT RI.
“Nanti seluruh SKPD akan membuka pelayanan kepada masyarakat, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, perizinan, ketenagakerjaan, pajak daerah, pelayanan UMKM hingga Gerakan Pangan Murah,” terang Tuti.
Selain itu, berbagai perlombaan akan digelar dengan melibatkan masyarakat secara luas. “Untuk lomba-lomba juga melibatkan masyarakat. Biarkan masyarakat berpesta,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Pemkab Sumedang juga akan menggelar Pawai Rakyat tingkat kabupaten yang melibatkan wilayah Sumedang Utara dan Sumedang Selatan. Sementara kecamatan lainnya didorong menyelenggarakan kegiatan serupa dengan menyesuaikan waktu dan kondisi wilayah masing-masing.
Adapun seluruh rangkaian kegiatan membutuhkan kolaborasi lintas perangkat daerah agar semangat Sumedang Membumi benar-benar terasa dalam peringatan HUT RI.
“Kami ingin kegiatan ini bukan sekadar hiburan. Bagaimana nilai kemerdekaan bisa dirasakan langsung masyarakat. UMKM hidup, ekonomi bergerak, pedagang pernak-pernik, penjual plastik hingga toko bangunan ikut merasakan dampak positif dari peringatan HUT RI,” ucapnya.
Sejumlah agenda pun telah disiapkan untuk memeriahkan bulan kemerdekaan. Di antaranya lomba bola voli antar kecamatan pada 11 Agustus di Lapangan Voli PPS, disusul lomba mini soccer antar kecamatan pada 12 Agustus.
Kemudian pada Jumat, 14 Agustus akan digelar Kirab dan Ngumbah Pusaka di Gedung Srimanganti. Sementara Sabtu, 15 Agustus, masyarakat akan disuguhi Pawai Lampion yang melibatkan pelajar dan sekolah dengan rute Alun-alun Sumedang hingga Simpang Pajaji.
Puncak kemeriahan berlanjut pada 18 Agustus melalui Pawai Rakyat tingkat Kabupaten Sumedang yang dipusatkan di kawasan Alun-alun Sumedang dengan peserta dari Sumedang Utara dan Sumedang Selatan.
“Insya Allah Rangkaian peringatan akan ditutup dengan pagelaran seni dan budaya yang menampilkan berbagai komunitas yang tergabung dalam Paguyuban Seni dan Budaya Sumedang, serta pertunjukan wayang golek pada 21 Agustus di halaman PPS,” jelas Tuti. (jim)






