RADARSUMEDANG.id, JATINANGOR – Kesigapan anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumedang menyelamatkan seorang bayi yang masih menjalani perawatan di dalam inkubator menjadi perhatian setelah ambulans yang membawanya mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Bandung–Cirebon, kawasan Jatinangor, Selasa (4/8) malam.
Ambulans tersebut tengah mengantar pasien rujukan dari Kabupaten Kuningan menuju Rumah Sakit Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor. Namun di tengah perjalanan, kendaraan diduga mengalami pecah ban hingga pengemudi kehilangan kendali dan ambulans menabrak trotoar di tepi jalan.
Anggota Satlantas Polres Sumedang yang sedang melaksanakan patroli segera menghentikan kendaraan dinasnya dan memberikan pertolongan. Prioritas utama diberikan kepada bayi yang masih berada di dalam inkubator beserta ibunya agar segera dievakuasi ke tempat yang aman.
KBO Satlantas Polres Sumedang, Ipda Rd Arief, mengatakan berdasarkan informasi sementara, kecelakaan dipicu oleh ban ambulans yang pecah saat membawa pasien rujukan.
“Informasi sementara pecah ban dan menabrak trotoar. Kecelakaan tunggal saat mengantar pasien rujukan dari Kuningan ke RS Unpad. Ada bayi dan ibunya serta beberapa tenaga medis,” ujar Arief.
Meski sempat menimbulkan kepanikan, seluruh penumpang ambulans dipastikan selamat. Petugas juga memastikan kondisi ibu dan bayi tetap stabil setelah proses evakuasi.
“Ibu dari bayi tadi sempat panik. Tapi Alhamdulillah berhasil kita evakuasi beserta bayinya dalam inkubator,” katanya.
Karena ambulans tidak dapat melanjutkan perjalanan, Satlantas Polres Sumedang kemudian membawa ibu dan bayi menggunakan kendaraan dinas menuju RS Unpad Jatinangor agar segera memperoleh penanganan medis sesuai tujuan rujukan.
“Karena ambulansnya belum bisa lanjut, tadi kita sudah antar ibu dan bayinya ke RS Unpad sesuai dengan rujukannya. Alhamdulillah semuanya selamat,” tutur Arief.
Peristiwa tersebut menjadi bukti pentingnya respons cepat petugas di lapangan dalam situasi darurat, terutama ketika menyangkut keselamatan pasien dengan kondisi kritis yang membutuhkan penanganan medis secepat mungkin. (gun)





