Kado Kemerdekaan Bagi Pejuang Akhlak Bangsa, YBM PLN Sumedang Salurkan Santunan untuk Guru Mengaji di Desa Ranggon

oleh
oleh
FOR RADARSUMEDANG.ID SANTUNAN: YBM PT PLN (Persero) UP3 Sumedang menyalurkan santunan bagi para guru mengaji di Desa Ranggon, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang

RADARSUMEDANG.ID – Sebagai wujud kepedulian sosial lingkungan dan apresiasi terhadap para pendidik karakter generasi muda, Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) UP3 Sumedang menyalurkan santunan bagi para guru mengaji di Desa Ranggon, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini merupakan bentuk kepekaan sosial insan PLN terhadap peran krusial para guru mengaji yang senantiasa tulus membimbing dan membangun akhlak anak-anak bangsa di pelosok daerah.

 

Melalui program ini, YBM PLN berharap dapat memberikan penyemangat bagi para ustadz dan ustadzah untuk terus melahirkan generasi penerus yang berakhlak mulia. Manager PLN UP3 Sumedang, Dian Widiana Kuswara, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan pegawai PLN yang disalurkan melalui YBM untuk hadir dan memberi manfaat nyata di tengah masyarakat, khususnya di wilayah kerja UP3 Sumedang, sekaligus merupakan kado kemerdekaan bagi guru mengaji.

 

“Guru mengaji adalah pilar utama dalam pembentukan karakter dan moral anak-anak kita. Di tengah berbagai tantangan zaman, keberadaan mereka di Desa Ranggon menjadi pencerah yang menjaga nilai-nilai kebaikan. Santunan ini adalah bentuk penghormatan dan kasih sayang dari seluruh insan PLN, juga bertepatan dengan menyambut Kemerdekaan RI ke 81, kami ingin merayakan bersama para guru mengaji, dengan harapan dapat memberikan semangat tambahan bagi para guru mengaji untuk terus membimbing generasi penerus yang berakhlakul karimah,” ujar Dian Widiana Kuswara pada Jumat, 7 Agustus 2026.

 

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhamad Joharifin, menegaskan bahwa YBM PLN hadir sebagai sarana untuk menyalurkan amanah para pegawai PLN kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan dan gotong royong. Pihaknya meyakini bahwa membangun bangsa tidak hanya melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga dengan mendukung para pejuang pendidikan akhlak.

 

“Kami sangat mengapresiasi para guru mengaji yang tanpa lelah menjadi pejuang pembangun akhlak anak bangsa. Melalui kegiatan ini, YBM PLN UP3 Sumedang berharap dapat terus menumbuhkan kepekaan sosial di lingkungan sekitar sekaligus mempererat hubungan antara PLN dan masyarakat. Kehadiran PLN tidak hanya menghadirkan terang melalui listrik, tetapi juga menghadirkan harapan melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat nyata,” ungkap Muhamad Joharifin. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.