RADARSUMEDANG.id, SURIAN — Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumedang memastikan akan segera melakukan penanganan sementara terhadap ruas Jalan Haurpapak, Kecamatan Surian, menyusul kondisi jalan yang kembali mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah.
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sumedang, Andri Indra Widianto mengatakan, penanganan darurat ditargetkan mulai dilakukan pada pekan ini.
Langkah awal yang akan dilakukan berupa pelebaran bahu jalan dan pengalihan jalur sementara karena terdapat patahan beton di lokasi tersebut.
“Mudah-mudahan minggu ini sudah mulai dilakukan penanganan. Kita akan melebarkan sementara bahu jalan. Selain itu ada patahan beton sehingga jalur akan kita alihkan sedikit di kawasan Haurpapak,” kata Andri dalam keterangan persnya, Jumat 7 Agustus 2026.
Andri juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kondisi jalan yang hingga kini belum dapat ditangani secara maksimal. Permohonan maaf tersebut disampaikan menyusul insiden sebuah mobil yang nyaris terperosok ke jurang saat melintasi tanjakan Haurpapak.
“Kami turut prihatin atas kejadian kecelakaan yang terjadi. Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, khususnya Dinas PUTR, kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, terutama dalam peningkatan kualitas infrastruktur jalan,” ujarnya.
Menurut Andri, selama tiga tahun terakhir pihaknya terus berupaya memperbaiki ruas Jalan Haurpapak. Namun kondisi tanah yang labil dan terus mengalami pergerakan membuat hasil pekerjaan belum mampu bertahan secara optimal.
Sebagai langkah jangka pendek, Dinas PUTR akan kembali memasang bronjong untuk memperkuat badan jalan agar ruas yang berada di bawahnya tidak terputus akibat longsoran.
Sementara itu, untuk penanganan jangka panjang, tim perencanaan telah diterjunkan guna menyiapkan desain penanganan permanen, termasuk rencana relokasi jalur Jalan Haurpapak.
“Relokasi jalur Haurpapak sebenarnya sudah kami rencanakan. Namun hingga saat ini masih terkendala proses perizinan dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Mudah-mudahan izin tersebut segera terbit sehingga pada awal tahun anggaran 2027 relokasi jalan bisa langsung dilaksanakan,” jelasnya.
Andri memastikan Pemerintah Kabupaten Sumedang tetap berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayah Surian. Ia menyebut sejumlah ruas jalan lainnya juga sedang dan akan dituntaskan.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat, khususnya warga Surian, atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jalan di Haurpapak. Namun kami pastikan pembangunan jalan di wilayah Surian terus berjalan. Ruas Pasirhuni-Jingkang maupun Cisumur-Nangerang ditargetkan selesai seluruhnya pada tahun depan,” katanya. (jim)







