RADARSUMEDANG.id, KOTA – Empat prestasi diraih siswa Sekolah Insan Sejahtera Sumedang dalam ajang Sukabumi Robotic Competition (SRC) The 5th – National Level 2026. Capaian itu ditorehkan para siswa dari tiga jenjang pendidikan, yakni SDIT, SMPIT, dan SMAIT Insan Sejahtera.
Kompetisi robotik tingkat nasional tersebut berlangsung pada 29–30 Agustus 2026 di Aula Universitas Nusa Putra, Sukabumi. Siswa Sekolah Insan Sejahtera bersaing dengan peserta dari berbagai daerah dalam sejumlah kategori perlombaan.
Dari jenjang SMAIT, Kai Dzikri Safaat dan Hielmi Danuaresa Wildan meraih Juara 3 Line Follower Usia 12–18 Tahun. Masih dari kategori yang sama, pasangan Rakha Atha Raditya dan Fabian Ramadhitya Khadiva meraih Juara Harapan 3.
Prestasi berikutnya datang dari SMPIT. Aqeela Syifa Kurniawan dan Alfi Mutiara Zahira meraih Juara Harapan 3 Innovative Challenge Usia 12–18 Tahun.
Sementara dari jenjang SDIT, Refania Falisha Aisyah Fahlepy mencatatkan prestasi sebagai Top Score Soccer Robot SD.
Pembina Yayasan Mitra Insan Sejahtera Hj Yani Citraeni, SE, MPd, mengapresiasi capaian para siswa tersebut. Menurut dia, proses yang dijalani siswa selama mengikuti kompetisi juga menjadi bagian penting dari pembelajaran.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian anak-anak. Mereka sudah menunjukkan kerja keras, semangat, kekompakan, serta keberanian untuk berkompetisi dengan peserta dari berbagai daerah,” ujar Umi Yani, sapaannya.
Bagi Umi Yani, pengalaman bertanding di tingkat nasional memberi kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan di luar penguasaan teknologi dan pemrograman. Mereka juga belajar bekerja sama, memecahkan persoalan, berpikir kreatif, serta mengambil keputusan ketika menghadapi tantangan dalam perlombaan.

“Yang terpenting bukan hanya pialanya. Anak-anak mendapatkan pengalaman, belajar dari peserta lain, melatih kemampuan problem solving, dan semakin percaya diri. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal untuk terus mengembangkan potensi mereka,” katanya.
Sukabumi Robotic Competition The 5th 2026 mengusung tema “GreenTech & AI: Autonomous Robots for Sustainable Future”. Kompetisi tersebut diikuti sekitar 250 pelajar dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA/SMK/MA.
Peserta datang dari enam provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, dan Lampung.
Sejumlah kategori dipertandingkan dalam kompetisi tersebut. Di antaranya Fast Building, Creative Innovation berbasis AI dan IoT, Line Follower, Sumo Robot, Soccer Robot, Coding Scratch, Web Programming, hingga Graphic Design.
Pada kategori inovasi, peserta mengembangkan gagasan dengan memadukan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) dengan konsep keberlanjutan lingkungan.
Umi Yani berharap capaian di SRC 2026 menjadi pengalaman yang mendorong para siswa untuk kembali berlatih dan mengembangkan kemampuan mereka.
“Kami ingin anak-anak terus berkarya dan tidak berhenti sampai di sini. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak prestasi yang bisa ditorehkan, bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga hingga tingkat internasional,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para coach, guru, orang tua, dan keluarga besar Sekolah Insan Sejahtera yang mendampingi siswa sejak persiapan hingga pertandingan.(rik)







