RADARSUMEDANG.id — Perbaikan ruas Jalan Burujul-Sanca yang menghubungkan Kabupaten Sumedang dengan Kabupaten Indramayu kembali dilanjutkan. Pemkab Sumedang memastikan pengerjaan ruas jalan yang selama ini dikeluhkan pengguna jalan tersebut terus dikebut dan ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, progres perbaikan Jalan Burujul-Sanca saat ini sudah mulai terlihat. Bahkan, untuk segmen pertama, proses pengaspalan menggunakan hotmix dijadwalkan mulai dilakukan Sabtu (19/9).
Hal itu disampaikan Dony saat meninjau langsung progres pembangunan ruas Jalan Burujul-Sanca di Desa Gendereh, Kecamatan Buahdua, Kamis (17/9).
Peninjauan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sumedang Andri Indra Widianto, Kabid Bina Marga Deni Syafarat Sugandhi, B2PJN DKI-Jawa Barat, Forkopimcam Buahdua serta Pemerintah Desa Gendereh.
“Saya ingin memastikan bahwa Jalan Burujul-Sanca sudah dilanjutkan kembali dan sekarang perkembangannya sudah terlihat. Insyaallah hari Sabtu sudah mulai di-hotmix untuk segmen satu,” kata Dony.
Menurutnya, pengaspalan segmen pertama akan dikerjakan sekitar empat hari dengan panjang kurang lebih satu kilometer. Setelah itu, pengerjaan akan dilanjutkan pada segmen kedua dan ketiga sesuai tahapan pekerjaan yang telah direncanakan.
Dony juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk sementara menghindari ruas tersebut apabila tidak memiliki keperluan mendesak. Hal itu dilakukan agar proses pengerjaan, terutama saat pengaspalan, dapat berjalan lebih cepat dan lancar.
“Bagi pengguna jalan yang melintas bisa menghindari jalan ini supaya bisa mempercepat dan memperlancar proses hotmix jalan. Tapi tetap dibuka satu jalur,” ujarnya.
Dony menegaskan, penyelesaian ruas Jalan Burujul-Sanca merupakan komitmen Pemkab Sumedang bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui B2PJN.
Karena itu, pihaknya meminta dukungan masyarakat agar proses pembangunan dapat berjalan aman dan lancar hingga selesai.
“Ini komitmen kami Pemda Sumedang dan Kementerian PU (B2PJN) untuk memastikan ruas Jalan Burujul-Sanca selesai. Kami mohon doa sehingga pembangunannya berjalan lancar,” katanya.
Selain memastikan kelancaran pekerjaan, Dony juga meminta seluruh unsur kewilayahan turut mengawal proses pembangunan. Mulai dari B2PJN, Forkopimcam hingga pemerintah desa diharapkan bersama-sama memastikan pekerjaan berjalan aman dan hasilnya memiliki kualitas serta daya tahan yang baik.
Ruas Jalan Burujul-Sanca sendiri menjadi salah satu jalur strategis yang menghubungkan wilayah Sumedang dan Indramayu. Jalan tersebut juga memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi dan pertanian masyarakat di kedua wilayah.
Perbaikan jalan ini sebelumnya diusulkan Pemkab Sumedang kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan mendapatkan alokasi anggaran melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Pengerjaan kembali dilanjutkan sejak Agustus 2026.
Adapun pekerjaan meliputi pembenahan drainase, pengerasan badan jalan, pelebaran jalan dari sekitar empat meter menjadi enam meter, hingga pengaspalan menggunakan hotmix.
Dony juga meminta adanya penanganan terhadap sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan di sekitar akses menuju ruas Burujul-Sanca. Hal tersebut dinilai penting agar kerusakan tidak kembali terjadi setelah pengerjaan selesai.
“Saya juga minta karena alat berat akan masuk ke ruas jalan ini, karena pengalaman kemarin ada kerusakan. Mungkin nanti bisa di-overlay atau ditambal yang rusak-rusak sebelum ke Burujul-Sanca,” katanya. (jim)
Pekerja saat melakukan perbaikan ruas jalan Burujul-Sanca Desa Gendereh Kecamatan Buahdua segmen 1 untuk kepentingan pondasi jalan. Sementara untuk saluran air hampir rampung.(Panji/Radar Sumedang)







