Maulid Nabi di MA Plus Al Munir Sumedang Khidmat dan Semarak, Kang Fajrul Ajak Gen Z Teladani Sifat Al Amin

oleh
Dai muda Kang Fajrul saat menyampaikan tausyiah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar MA Plus Al Munir Sumedang, Kamis (17/9/2026) (Erik A Kurnia)

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di MA Plus Al Munir Sumedang berlangsung khidmat sekaligus semarak. Tidak sekadar diisi kajian dan doa bersama, kegiatan tersebut juga dikemas dengan berbagai lomba Islami yang melibatkan para siswa.

Suasana peringatan Maulid semakin hidup ketika Dai Muda Ustadz Muhammad Fajrul Amin atau yang akrab disapa Kang Fajrul menyampaikan tausyiah di hadapan para siswa dan para guru.

Dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan generasi Z, Kang Fajrul membawakan materi Maulid secara ringan, ceria, dan diselingi berbagai hal jenaka yang akrab dengan keseharian para pelajar.

Pesan yang disampaikan pun tidak berhenti pada sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW. Para siswa diajak memahami bagaimana peringatan Maulid dapat menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu sifat yang ditekankan Kang Fajrul adalah Al Amin, yakni dapat dipercaya dan memiliki sifat jujur.

Menurut Kang Fajrul, kejujuran menjadi salah satu teladan Nabi Muhammad SAW yang sangat relevan bagi generasi muda, terlebih di tengah kehidupan yang semakin lekat dengan teknologi dan dunia digital.

“Yang terpenting yang harus diteladani Gen Z dari Maulid adalah sifat-sifat uswatun hasanah atau teladan yang baik,” ujar Kang Fajrul dalam tausyiahnya.

Ia menekankan, sifat Al Amin perlu benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, kejujuran menjadi modal penting agar generasi muda tumbuh sebagai pribadi yang dapat dipercaya.

Pesan tersebut disampaikan dengan gaya khas Kang Fajrul yang ceria dan atraktif. Tak jarang, suasana kajian diwarnai gelak tawa para siswa karena materi dikemas menggunakan pendekatan yang dekat dengan karakter Gen Z.

Di sisi lain, Kepala MA Plus Al Munir Sumedang H Budiman, S.Pd., MM yang turut memandu jalannya tausyiah Maulid mengingatkan para siswa agar keteladanan Nabi Muhammad SAW tidak berhenti sebatas materi yang didengar.

Menurutnya, hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana keteladanan tersebut diniatkan dalam hati dan diwujudkan melalui perbuatan sehari-hari.

“Meneladani Nabi bukan hanya untuk diketahui, tetapi harus diniatkan dalam hati dan diamalkan dalam perbuatan,” pesan H Budiman yang akrab disapa Kang Goes Boed tersebut.

Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1449 Hijriah di MA Plus Al Munir Sumedang kemudian ditutup dengan doa bersama.

Kegiatan semakin hangat dengan tradisi makan nasi tumpeng bersama yang menjadi bagian dari kebersamaan keluarga besar MA Plus Al Munir Sumedang. Sementara pemberian hadiah bagi para pemenang juara lomba-lomba Islami akan digelar bertepatan dengan Upacara Bendera Senin Pagi pekan depan.(rik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.