RADARSUMEDANG.id — Sasak Beureum (Jembatan) Merah penghubung antar Kecamatan Conggeang – Ujungjaya ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026.
Pasalnya sebagaimana diketahui, kondisi jembatan ini mengalami miring diduga akibat erosi tanah pada pondasi jembatan yang
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang melakukan safari di Ujungjaya meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Sasak Bereum di Kecamatan Ujungjaya pada Kamis (17/9/2026) kemarin.
Menurutnya, jembatan Sasak Bereum merupakan infrastruktur vital yang berada di jalur utama dan berfungsi menghubungkan wilayah Kecamatan Conggeang dengan Kecamatan Ujungjaya. Keberadaan jembatan ini sangat dinantikan masyarakat guna memperlancar mobilitas dan perekonomian antarwilayah.
“Saya berdiri sekarang ini di jembatan Bailey (jembatan darurat). Ketika jembatan lamanya direnovasi, jembatan bailey ini difungsikan sementara sebagai penghubung jalan utama menuju Ujungjaya,” kata Bupati Dony didampingi Kepala Dinas PUTR, Andri Indra Widianto.
Adapun kata dia, struktur lama Jembatan Sasak Bereum akan segera dibongkar secara total untuk digantikan dengan bangunan baru yang lebih kokoh dan representatif. Proyek pengerjaan ini ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.
“Insya Allah, di akhir Desember pembangunan akan selesai. Mohon doa dari seluruh masyarakat Sumedang agar pembangunan Jembatan Sasak Beureum ini bisa segera selesai, berjalan lancar, dan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas,” tutur Bupati.
Berdasarkan data teknis dari Dinas PUTR Kabupaten Sumedang, Jembatan Sasak Beureum yang baru nantinya akan dibangun sepanjang 55 meter dengan lebar 7 meter (1,5 meter trotoar kiri dan kanan). (jim)





