RADARSUMEDANG.id — Progres pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya dipastikan masih terus berproses.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan, bangunan utama gedung ruang kelas dan asrama putra telah berdiri kokoh dan menyelesaikan tahap pembangunan.
“Beberapa fasilitas telah rampung dan kami pastikan bahwa MAN IC akan mulai digunakan pada bulan Januari mendatang,” kata Bupati Dony didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Ahmad Handiman Romdony saat meninjau asrama siswa dan gedung kelas, belum lama ini.
Selama ini lanjutnya, pembelajaran MAN IC Jawa Barat dilaksanakan di Asrama Haji Bekasi.
“Jadi nanti Januari akan pindah semuanya di sini. Mohon doanya MAN IC bisa segera selesai dan sepenuhnya digunakan untuk proses pembelajaran siswa-siswi se-Nusantara,” ujarnya.
Ia meyakini kehadiran MAN IC di Ujungjaya akan membawa dampak besar dan memberikan manfaat luas bagi putra-putri daerah serta generasi muda dari berbagai pelosok negeri.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang berkomitmen melengkapi infrastruktur penunjang di sekitar kawasan sekolah.
Pemda Sumedang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4 Miliar untuk tahun depan guna membangun akses jalan dan jembatan. Infrastruktur ini akan membentang dari Jalan Sakurjaya menuju kampus MAN IC, sekaligus membuka akses ke permukiman Dusun Pamoyanan.
“Tahun depan pun kita akan bangun masjidnya sebagai sarana penunjang ibadah di MAN IC ini. Kita jadikan Ujungjaya Sumedang rumah pendidikan terbaik di Indonesia,” paparnya.
Di akhir peninjauannya, Bupati Dony menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kementerian Agama RI atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Sumedang sebagai lokasi berdirinya MAN IC untuk wilayah Jawa Barat.
“Terima kasih Pak Menteri Agama dan Pak Wakil Menteri Agama, Sumedang diberikan kepercayaan. Mohon doanya dari semuanya agar cepat selesai pembangunan, dan keberadaan MAN IC ini memberikan manfaat nyata bagi warga di sekitarnya,” pungkasnya.
Sebagaimana diberitakan Radar Sumedang sebelumnya MAN IC Sumedang merupakan madrasah unggulan berbasis asrama di bawah naungan Kementerian Agama RI. Sekolah ini dirancang untuk memadukan pendidikan agama dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pembangunan MAN IC Sumedang berdiri di atas lahan hibah Pemerintah Provinsi Jawa Barat seluas sekitar 10 hektare di Desa Sakurjaya. Pemilihan lokasi tersebut telah direncanakan sejak 2023, dengan Kemenag menyebut MAN IC sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Jawa Barat.
Peletakan batu pertama pembangunan gedung asrama dan ruang kelas baru dilakukan Wakil Menteri Agama RI R. Muhammad Syafi’i bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir pada 12 Mei 2026. MAN IC Sumedang diproyeksikan menjadi MAN IC ke-25 di Indonesia sekaligus yang pertama di Jawa Barat.
Pembangunannya ditargetkan rampung pada 2026. Berdasarkan laporan sebelumnya, proyek tersebut dibangun di atas lahan 10 hektare dengan anggaran sekitar Rp250 miliar yang bersumber dari Kementerian Agama melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Sebelum kampus permanen selesai, kegiatan pendidikan MAN IC Sumedang masih menggunakan fasilitas sementara.
Sementara itu, MAN IC Sumedang sendiri diproyeksikan menjadi pusat keunggulan pendidikan yang mengintegrasikan sains, teknologi, iman dan ketakwaan. Dalam tahap awal, madrasah tersebut masih berstatus filial dari MAN IC Serpong. (jim)






