Wabup Sumedang Pantau Revitalisasi SMPN 2 Ujungjaya, Tekankan Kualitas Pekerjaan dan Perawatan Infrastruktur

oleh

RADARSUMEDANG.ID– Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang terus membenahi infrastruktur pendidikan untuk memastikan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi para siswa. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila saat melakukan monitoring revitalisasi fasilitas pendidikan di SMP Negeri 2 Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Senin (21/9/2026).

Revitalisasi di SMP Negeri 2 Ujungjaya mencakup lima ruang kelas, satu ruang laboratorium, serta lima bilik toilet yang diperbaiki. Program tersebut merupakan bagian dari revitalisasi satuan pendidikan yang pendanaannya bersumber dari Kementerian Pendidikan.

Wakil Bupati M. Fajar Aldila menegaskan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang akan terus melakukan pembenahan terhadap infrastruktur pendidikan secara bertahap. Menurutnya, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman bagi siswa dan tenaga pendidik.

“Pemerintah daerah akan terus berbenah, khususnya dalam pemenuhan dan peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan. Revitalisasi ini harus benar-benar memberikan manfaat bagi siswa dan mendukung proses belajar mengajar,” ujar Fajar.

Ia juga meminta seluruh pihak di lingkungan sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, orang tua siswa hingga para siswa, untuk bersama-sama menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang telah dibangun maupun diperbaiki.

“Setelah diperbaiki, tugas kita bersama adalah menjaga dan merawatnya. Jangan sampai fasilitas yang sudah baik kemudian cepat rusak karena tidak dipelihara. Ini adalah aset pendidikan yang harus dimanfaatkan dan dijaga bersama,” katanya.

Kepada para penyedia jasa atau vendor serta tim ahli yang terlibat dalam pelaksanaan revitalisasi, Fajar meminta agar pekerjaan dilaksanakan secara profesional dan memperhatikan kualitas, ketepatan, serta manfaat jangka panjang dari setiap pekerjaan.

Ia menekankan pentingnya mitigasi secara komprehensif dalam setiap tahapan pekerjaan untuk memastikan penggunaan anggaran revitalisasi dapat dipertanggungjawabkan dan menghasilkan fasilitas pendidikan yang benar-benar berkualitas.

“Para vendor dan tim ahli harus melakukan mitigasi secara komprehensif. Setiap potensi kendala harus diantisipasi sejak awal agar pekerjaan dapat terlaksana dengan baik, tepat sasaran, dan berhasil guna,” tegasnya.

Selain memantau revitalisasi bangunan sekolah, Wakil Bupati juga mengapresiasi penerapan konsep sekolah ramah lingkungan yang telah berjalan di SMP Negeri 2 Ujungjaya.
Menurutnya, penerapan budaya peduli lingkungan sejak usia sekolah merupakan langkah penting dalam membentuk karakter siswa. Salah satunya terlihat dari kemampuan para siswa dalam memilah sampah berdasarkan jenisnya.

“Di sini sudah terlihat kesadaran siswa dalam memilih dan memilah sampah. Tempat sampah juga sudah terpilah dengan baik, antara sampah organik dan nonorganik. Ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujarnya.

Fajar berharap penerapan sekolah ramah lingkungan tidak berhenti pada penyediaan sarana pemilahan sampah, tetapi menjadi kebiasaan yang melekat dalam keseharian seluruh warga sekolah.

“Sekolah bukan hanya tempat untuk belajar akademik, tetapi juga tempat membangun karakter. Kebiasaan menjaga kebersihan, memilah sampah, dan merawat lingkungan harus menjadi budaya yang dilakukan secara konsisten,” pungkasnya.(cwp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.