RADARSUMEDANG.id, JATINANGOR – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Kabupaten Sumedang mulai mempersiapkan pembangunan sirkuit multifungsi di wilayah Buahdua.
Langkah tersebut dilakukan untuk menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Seri II yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Ketua IMI Korwil Sumedang Egi Permana mengatakan, pembangunan diawali dengan penyiapan lintasan grasstrack yang akan digunakan dalam Kejurda Seri II. Ke depan, kawasan tersebut dirancang menjadi sirkuit multifungsi yang dapat mengakomodasi berbagai cabang olahraga otomotif.
“Sekarang IMI Sumedang sedang membuat sirkuit grasstrack untuk persiapan Kejurda Seri II pada November 2026. Lokasinya di Buahdua, Sumedang. Ke depan kami merencanakan sirkuit multifungsi yang di dalamnya ada lintasan grasstrack dan drag motor,” ujar Egi kepada Radar Sumedang saat kegiatan di Jatinangor.
Menurutnya, kehadiran lintasan drag motor juga diharapkan menjadi wadah resmi bagi anak muda yang memiliki minat terhadap olahraga tersebut. Dengan tersedianya fasilitas yang aman dan legal, aksi balap liar di jalan raya diharapkan dapat ditekan.
“Banyak pemuda Sumedang yang menyukai balap drag. Kami dari IMI ingin mewadahi mereka dengan menyediakan tempat yang aman dan resmi untuk menyalurkan hobi dan bakatnya. Harapannya, balapan liar bisa semakin berkurang, bahkan kalau memungkinkan bisa hilang,” katanya.
Selain membangun sarana olahraga, IMI Sumedang juga fokus pada pembinaan atlet muda. Egi menyebut sejumlah pembalap muda asal Sumedang mulai menunjukkan prestasi di berbagai ajang, termasuk tingkat nasional.
“Alhamdulillah, bibit atlet Sumedang sudah ada. Terutama Elkis dan Motekar, yang sekarang sudah mulai meraih prestasi di tingkat Kejurnas,” ungkapnya.
Pembinaan tersebut, lanjut Egi, akan terus diperluas ke berbagai disiplin olahraga otomotif. Tidak hanya grasstrack dan motocross, tetapi juga drag motor, balap mobil, slalom hingga nomor 4WD.
“Kami berharap Sumedang bisa memiliki lebih banyak atlet motocross. Nantinya juga akan ada atlet dari drag motor, mobil maupun slalom. Bahkan nomor 4WD juga akan kami hidupkan kembali,” tuturnya.
Egi menambahkan, pengembangan olahraga otomotif membutuhkan dukungan lintas pihak. Karena itu, IMI Sumedang terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai unsur masyarakat.
“Alhamdulillah, saat ini IMI Kabupaten Sumedang bersinergi dengan Partai Golkar dan juga pemerintah setempat. Dukungan dan responsnya sangat positif,” katanya. (tha)







