RADARSUMEDANG.id, KOTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan alumni SMA IT Insan Sejahtera (SMAITIS) Sumedang. Dua lulusan angkatan 2026, Muhamad Diki Abdurachman dan Asep Pirmansyah, berhasil menapaki karier di dunia militer dengan jalur pendidikan yang berbeda.
Muhamad Diki Abdurachman dinyatakan lulus dan mengikuti pelantikan dalam Wisuda Prajurit dan Bhayangkara Taruna (Prabhatar) Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2026 di Akademi Militer, Magelang. Sementara itu, Asep Pirmansyah resmi dilantik menjadi prajurit Korps Infanteri setelah menyelesaikan rangkaian Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri (Dikjurbaif).
Capaian kedua alumni tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMA IT Insan Sejahtera Sumedang. Keberhasilan mereka juga menjadi bukti bahwa lulusan sekolah memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi dan meraih cita-cita melalui berbagai jalur pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kepala SMA IT Insan Sejahtera Sumedang, Hamidan, S.Si., Gr., menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian dua alumninya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Diki dan Asep diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa yang masih menempuh pendidikan untuk berani menetapkan cita-cita dan memperjuangkannya dengan sungguh-sungguh.
“Prestasi yang diraih para alumni tentu menjadi kebanggaan bagi sekolah. Kami berharap keberhasilan ini bisa menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya agar terus belajar, disiplin, dan mempersiapkan diri untuk meraih masa depan yang diinginkan,” ucap Hamidan.
Pembina Yayasan Mitra Insan Sejahtera, Hj. Yani Citraeni, S.E., M.Pd., yang akrab disapa Umi Yani, turut menyampaikan apresiasi atas pencapaian kedua alumni tersebut. Ia berharap Diki dan Asep dapat menjalani pendidikan maupun penugasan dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi kehormatan sebagai bagian dari institusi pertahanan negara.
Menurut Umi Yani, keberhasilan alumni bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik sekolah dan yayasan. Ia berharap semakin banyak siswa SMA IT Insan Sejahtera yang berani bermimpi besar, memiliki karakter kuat, serta mampu mewujudkan cita-cita melalui kerja keras dan kedisiplinan.
Keberhasilan Muhamad Diki Abdurachman dan Asep Pirmansyah menjadi pengingat bahwa perjalanan meraih masa depan membutuhkan tekad, konsistensi, dan kesiapan menghadapi tantangan. Keduanya kini menapaki tahapan pengabdian masing-masing, membawa harapan keluarga serta kebanggaan almamater SMA IT Insan Sejahtera Sumedang.(rik)





