RADARSUMEDANG.id — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Sumedang akan digelar pada 18–22 Oktober 2026 dengan berbagai kegiatan yang melibatkan santri dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan HSN 2026 tingkat Kabupaten Sumedang akan diisi dengan sejumlah agenda, di antaranya ziarah Ulama dan Muassis Nahdlatul Ulama (NU) Sumedang, pertandingan minisoccer Santri Cup 2026, Upacara Hari Santri Nasional, Festival Sholawat, serta Tabligh Akbar dan Doa Bersama.
Perayaan digelar untuk mengenang nilai-nilai perjuangan, pengorbanan, serta cinta tanah air yang diwariskan para ulama dan santri dalam membangun bangsa.
Selain sebagai bentuk penghargaan, peringatan HSN juga diharapkan dapat memperkuat persaudaraan, menumbuhkan semangat keislaman dan kebangsaan, serta meningkatkan peran santri dalam pembangunan Kabupaten Sumedang dan Indonesia.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan, peringatan Hari Santri Nasional tidak boleh hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi harus menjadi perayaan yang dirasakan oleh seluruh kalangan santri di Kabupaten Sumedang.
Perayaan HSN harus melibatkan santri secara luas, bukan hanya pengurus NU dan pondok pesantren, sehingga seluruh santri memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dan merasakan kemeriahan peringatan tersebut. “Ini bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi harus menjadi sebuah perayaan bagi seluruh santri. Tidak hanya sebatas pengurus NU dan pondok pesantren, tetapi seluruh santri harus bisa merasakan dan merayakannya,” ujar Bupati Dony saat menerima jajaran Panitia Peringatan HSN 2026 Tingkat Kabupaten Sumedang di Gedung Negara, Selasa (13/10/2026).

Bupati Dony meminta agar pelaksanaan HSN 2026 memiliki pembeda dari tahun-tahun sebelumnya, baik dari segi konsep kegiatan maupun kemeriahan perayaannya. Ia mengingatkan agar rangkaian kegiatan tidak sekadar dilaksanakan untuk menggugurkan kewajiban, melainkan benar-benar memberikan ruang bagi santri untuk berpartisipasi.
“Saya ingin gebyarnya terasa dan santri bisa merayakan ini secara lebih masif. Publikasinya juga harus masif dan intens, sehingga masyarakat mengetahui rangkaian kegiatannya dan yang hadir bisa lebih banyak,” katanya.
Melalui rangkaian peringatan HSN 2026, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap semangat perjuangan dan keteladanan para ulama serta santri terus hidup di tengah masyarakat. Peringatan ini juga diharapkan semakin memperkuat nilai religius, nasionalisme, dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan Sumedang yang lebih baik.(cwp)







