Qualifikasi Proton Super Cup Pelajar Sumedang Berlangsung Meriah

oleh

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Qualifikasi Proton Super Cup Pelajar 2026 di Kabupaten Sumedang resmi berakhir setelah berlangsung selama 10 hari, 2–11 Oktober 2026, di GOR Tajimalela. Selain menjadi ajang pembinaan atlet futsal pelajar, kompetisi ini turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi pertandingan.

Kompetisi tersebut diikuti 79 sekolah dengan melibatkan 1.185 pemain, 375 ofisial, serta 60 perangkat pertandingan. Antusiasme juga terlihat dari jumlah penonton yang diperkirakan mencapai 3.000 hingga 10.000 orang per hari.

Sekretaris Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) Sumedang, Abdul Rojak, mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan kompetisi tersebut. Ia menilai tingginya partisipasi peserta dan penonton menunjukkan perkembangan positif futsal di kalangan pelajar.

“Terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, perangkat pertandingan, ofisial, dan terutama para suporter yang telah mendukung timnya dengan tertib dan sportif,” ujarnya.

Menurut Rojak, kedisiplinan suporter menjadi salah satu keberhasilan penyelenggaraan kompetisi. Di tengah tingginya jumlah penonton, pertandingan berlangsung aman dan tertib sehingga menciptakan suasana olahraga yang positif.

Ia bahkan mengibaratkan atmosfer pertandingan seperti menikmati tontonan berkualitas di bioskop XXI. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa suporter futsal Sumedang semakin dewasa dalam memberikan dukungan kepada tim kebanggaannya.

Di sisi lain, kompetisi ini juga membuka peluang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama pedagang di sekitar GOR Tajimalela. Kehadiran pemain, ofisial, pendamping, suporter, dan masyarakat menjadi potensi perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung.

Penutupan kompetisi dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang, Wudan Lukman, Ketua KONI Sumedang Budi Arianto, Wakil Ketua I KONI sekaligus anggota DPRD Sumedang Hendri Darmawan, serta sejumlah pengurus PSSI dan AFKAB Sumedang dan delegasi AFP Jawa Barat.

Rojak berharap dukungan pemerintah daerah dan organisasi olahraga terus berlanjut agar pembinaan futsal pelajar berjalan berkesinambungan.

“Dukungan seluruh pihak menjadi modal penting untuk memajukan futsal Sumedang, melahirkan atlet berprestasi, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Adapun penghargaan Best Supporter SMP jatuh pada SMPN 4 Sumedang, Best Koreo SMA dimenangkan SMAN 3 Sumedang, sedangkan kategori Best Supporter SMA diperoleh SMKN 1 Sumedang.

Sebagai tindak lanjut kompetisi, juara pertama dari setiap kategori akan mewakili Kabupaten Sumedang pada Grand Championship Proton Super Cup tingkat Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.

Keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi para pemain muda Sumedang untuk menguji kemampuan di tingkat provinsi sekaligus meningkatkan prestasi futsal daerah. (gun)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.