RADARSUMEDANG.id, KOTA – Satreskrim Polres Sumedang memeriksa tujuh saksi untuk mendalami kasus pembunuhan Yogi Saparudin (35), sopir taksi online yang jasadnya ditemukan terkubur di kawasan Perkebunan Teh Margawindu, Dusun Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan.
Salah satu saksi yang diperiksa adalah istri korban, Dahlia Ernawati. Kepada penyidik, Dahlia mengakui suaminya kerap meminjam uang dan menggadaikan sepeda motor. Namun, ia mengaku tidak mengenal kedua tersangka serta menyangkal mengetahui adanya utang Rp25 juta kepada tersangka utama, Ade.
Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya mengatakan, pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperdalam penyidikan, termasuk memastikan motif pembunuhan yang dilakukan kedua tersangka.
“Memang disampaikan oleh istri korban bahwasanya korban, Yogi, suka meminjam uang ke orang lain dan juga menggadaikan motor,” kata Awang, Rabu (14/10).
Namun demikian, sambung Awang, istri korban mengaku tidak mengenal kedua tersangka, sehingga tidak mengetahui apakah korban berutang kepada tersangka atau tidak.
“Namun memang Ade (tersangka) ini memang tidak dikenal oleh istri maupun keluarga. Jadi untuk pinjam meminjam antara korban dan tersangka ini, istri korban tidak tahu,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan tersangka utama, Ade, aksi pembunuhan itu dilatarbelakangi kekesalan terhadap korban yang disebut belum melunasi utang Rp25 juta. Uang tersebut diklaim dipinjam secara bertahap sejak 2023.
“Sampai saat ini belum ditemukan fakta baru. Jadi motifnya masih tetap keterangan tersangka karena utang piutang yang bertahap Rp5 juta sebanyak tiga kali, dan Rp10 juta sekali, jadi total Rp25 juta,” katanya.
Penyidik juga mendalami dugaan pembunuhan berencana. Ade yang berprofesi sebagai mekanik diduga telah menyiapkan kawat sling dan tali tambang sebelum menghabisi nyawa korban.
“Betul (direncanakan). Ini ada kawat sling, ada tali tambang, jadi benar-benar memuncak. Dan dari kronologi awal itu ada percekcokan antara Ade dan korban, itulah yang memicu tersangka Ade menyiapkan sling kawat dan juga tali tambang,” tuturnya.
Hingga Rabu (14/10), penyidik masih mencari saksi tambahan di sekitar lokasi kejadian serta melengkapi alat bukti untuk memperkuat berkas perkara.
Polisi terus mendalami keterangan para saksi dan tersangka guna memastikan rangkaian peristiwa serta motif di balik pembunuhan tersebut. (gun)





