RADARSUMEDANG.id, KOTA – Menjelang penghujung 2026, Pengurus Daerah Perkumpulan Guru Madrasah (PD PGM) Indonesia Kabupaten Sumedang mulai mematangkan sejumlah program kerja strategis. Mulai dari Pekan Olahraga dan Seni Guru Madrasah (Porgur), peringatan Hari Santri Nasional (HSN), hingga rangkaian kegiatan Hari Guru Nasional (HGN) 2026.
Berbagai agenda tersebut dibahas dalam rapat rutin jajaran pengurus PD PGM Indonesia Kabupaten Sumedang di Gedung Sekretariat PGM Indonesia, Jalan Kutamaya No 25, Kompleks Islamic Center Sumedang, Senin (19/10).
Ketua Umum PD PGM Indonesia Kabupaten Sumedang, H Budi Arista Hidayat, S.Pd.I., M.Si., mengatakan, persiapan dilakukan agar seluruh program yang telah direncanakan dapat terealisasi dengan baik. Selain menjadi ajang silaturahmi, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat solidaritas sekaligus meningkatkan semangat guru madrasah.
“Menjelang akhir tahun ini, ada sejumlah agenda yang sedang kami matangkan. Kami ingin program kerja PGM tidak hanya menjadi rencana, tetapi benar-benar terlaksana dan memberikan manfaat bagi para guru madrasah,” ujarnya.
Salah satu agenda yang tengah dipersiapkan adalah Porgur yang akan melibatkan guru madrasah dari berbagai Pengurus Cabang (PC) di Kabupaten Sumedang. Sejumlah perlombaan direncanakan untuk memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya turnamen bulutangkis antarcabang dan lomba karaoke lagu religi.
Porgur tidak sekadar menjadi wadah kompetisi dan penyaluran bakat. Para pemenang dalam kegiatan tahun ini juga diproyeksikan menjadi perwakilan Kabupaten Sumedang pada Porgur tingkat Provinsi Jawa Barat 2027 yang akan digelar di Sumedang sebagai tuan rumah.
Dengan demikian, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana menjaring potensi guru madrasah sekaligus mempersiapkan delegasi yang mampu berprestasi di tingkat provinsi.
Sekretaris Umum PD PGM Indonesia Kabupaten Sumedang, H Budiman, S.Pd., M.M., menambahkan, agenda akhir tahun juga diarahkan untuk menyemarakkan peringatan HSN yang diperingati setiap 22 Oktober.
Selain itu, PGM Sumedang mulai mempersiapkan rangkaian kegiatan menyambut Hari Guru Nasional pada 25 November mendatang. Beberapa agenda yang direncanakan antara lain gerak jalan guru madrasah dan upacara peringatan Hari Guru yang akan dipusatkan di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumedang.
“Seluruh agenda ini membutuhkan koordinasi dan kesiapan pengurus. Kami berharap partisipasi guru madrasah semakin meningkat sehingga kegiatan bisa berjalan meriah, tertib, dan membawa dampak positif bagi kebersamaan para pendidik,” kata H Budiman.
Tak hanya berfokus pada kegiatan olahraga, seni, dan peringatan hari besar, PGM Indonesia Sumedang juga merencanakan pembuatan kalender tahun 2027. Kalender tersebut diharapkan menjadi salah satu media informasi sekaligus penunjang kegiatan organisasi pada tahun mendatang.
PGM Indonesia Sumedang juga mulai menyiapkan agenda menyambut Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama yang diperingati setiap 3 Januari. Persiapan dilakukan sejak dini agar keterlibatan organisasi dalam rangkaian kegiatan tersebut dapat terkoordinasi dengan baik.
Di sisi lain, kepedulian sosial turut menjadi perhatian pengurus. PGM Indonesia Sumedang berencana menggelar aksi kemanusiaan berupa penggalangan bantuan bagi MTs Annur Sumedang dari keluarga besar PGM Indonesia Sumedang, menyusul musibah kebakaran yang membakar gedung aula di lingkungan Pondok Pesantren Annur.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban pihak madrasah dan pesantren dalam menghadapi dampak musibah sekaligus mendukung upaya pemulihan fasilitas yang terdampak.
Melalui rangkaian program tersebut, PD PGM Indonesia Kabupaten Sumedang berupaya menyeimbangkan penguatan organisasi, pengembangan potensi guru, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan persiapan yang matang, berbagai agenda menjelang akhir 2026 diharapkan menjadi pijakan untuk meningkatkan kiprah guru madrasah di Kabupaten Sumedang pada 2027.(rik)






